Musim panas Bikin Kunjungan Wisman Ke Jatim Naik 8,61%  

Suasana pemandangan Gunung Bromo, salah satu objek wisata populer di Jawa Timur. (Bisnis - Abdullah Azzam)
05 September 2019 16:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA – Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur pada Juli 2019 mengalami peningkatan 8,61% yang diperkirakan karena sebagian wisatawan datang untuk menikmati liburan musim panas.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono, mengatakan jika melihat pergerakan waktu yakni setiap Juni ke Juli mengalami tren peningkatan kunjungan. Menurutnya, pada Juli – September merupakan musim panas sehingga wisatawan dari luar negeri berburu panas di Indonesia.

“Ini juga terlihat dari peningkatan kunjungan wisman yang kebanyakan berasal dari negara 4 musim seperti Amerika Serikat, Korea Selatan dan sebagian dari China,” katanya, Selasa (3/9/2019), seperti dikutip dari bisnis.com.

Selain itu, menurutnya, kunjungan wisman ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya ini bukan hanya untuk leasure, tetapi juga untuk keperluan obeservasi dan bisnis. Ini mengingat potensi Surabaya yang merupakan kota bisnis dan cukup unggul dalam segmen meeting, incentive, convention dan exhibition (MICE).

“Potensi MICE sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah maupun koordinator acara pameran atau konferensi supaya menggelar acara di Surabaya, Malang atau Banyuwangi,” katanya.

Berdasarkan data BPS Jatim, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2019 tercatat mencapai 25.143 kunjungan, naik dibandingkan Juni yang hanya 23.150 kunjungan. Wisman terbanyak dari kunjungan tersebut berasal dari Malaysia yang berkontribusi 25%, disusul Tiongkok 12,15%, Singapura 8,69%, Thailand 5,92%, Taiwan 4,81% dan AS 3,94%.

Peningkatan kunjungan tertinggi yakni wisman dari Thailand naik 211% (m to m), disusul Filipina naik 135%, Tiongkok naik 83,09%, India naik 80,37%, Korea Selatan dan AS naik 57%, dan Taiwan naik 52,39%.

Sumber : bisnis.com