Seniman Angga Gareng Meninggal Dalam Kecelakaan di Jalan Tol Ngawi

Kondisi mobil seniman Angga Ardyanta alias Angga Gareng ringsek setelah menabrak bokong truk tronton di jalan tol Ngawi-Kertosono, Rabu (14/8/2019). - (Istimewa/Polres Ngawi)
15 Agustus 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang seniman bernama Angga Ardyanta atau dikenal dengan panggilan Angga Gareng meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalan tol Ngawi-Kertosono KM 569.800 B di Desa Jengkrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019) dini hari.

Seniman asal RT 005/RW 002, Dusun Wonogaten, Desa Glawan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, itu meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit At-tin Husada Ngawi. Pria 31 tahun itu kecelakaan saat hendak pulang ke rumah setelah tampil di Kabupaten Tulungagung. 

Kanit Laka Lantas Polres Ngawi, Iptu Cipto Utoyo, mengatakan kecelakaan yang menimpa Angga Ardyanta terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu Angga naik mobil Daihatsu Terios berpelat nomor H 8853 WL yang dikemudikan adiknya, Adine Angga. 

Cipto menuturkan menjelang tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak bagian kanan belakang truk tronton berpelat nomor K 1493 OF yang dikemudikan Yogo Pangesti Eko Putro, warga Kecamatan Jebres, Kota Solo. 

"Yang jelas mobil Terios-nya melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga menabrak bagian belakang truk. Truk itu melaju pelan di lajur kiri," ujar dia saat dihubungi Madiunpos.com, Kamis (15/8/2019). 

Kepada polisi, Adine Angga mengaku mengantuk saat mengemudikan mobil. Sehingga saat di depan ada truk tidak bisa menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang truk. Bagian depan Terios tersebut ringsek. 

Angga Gareng mengalami luka yang cukup serius di kepala. Sedangkan Adine hanya mengalami luka ringan. "Angga kondisinya kritis. Karena yang rusak parah kan di bagian kiri. Sedangkan sopirnya hanya luka ringan," jelas Cipto. 

Korban kemudian dibawa ke RS At-tin Husada Ngawi untuk dilakukan perawatan. Angga Gareng sempat mendapatkan perawatan intensif dari tim medis rumah sakit tersebut. Namun, Tuhan berkehendak lain, nyawa seniman itu tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia, Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. 

"Jenazah sudah dibawa pulang oleh keluarga ke Semarang," kata dia.