Ratusan Mahasiswa Hijaukan Benteng Van Den Bosch Ngawi

Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji, bersama Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh Hany Mahmudhi menanam pohon di kawasan Benteng Van Den Bosch di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019). - (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
14 Agustus 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Madiun Raya mengikuti penanaman pohon di tempat bersejarah Benteng Van Den Bosch di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (14/8/2019). 

Ada 130 pohon dan tanaman berbunga yang ditanam, seperti trembesi, flamboyan, kecrutan, kembang merak, sakura jawa, dan tabebuia kuning. Pohon dan tanaman berbunga itu ditanam di kawasan benteng yang dikenal dengan sebutan Benteng Pendem itu. 

Kegiatan tersebut merupakan program dari Djarum Foundation bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya melalui gerakan Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling).  Gerakan Siap Darling di Benteng Van Den Bosch ini melibatkan 248 mahasiswa dari Universitas Merdeka Madiun, Politeknik Negeri Madiun, STAI Madiun, STISIP Muhammadiyah Madiun, STKIP Modern Ngawi, UIN Sunan Kalijaga, Unika Widya Mandala, Universitas PGRI Madiun, Universitas Soerjo Ngawi, dan IAI Ngawi. 

Direktur Komunikasi Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, mengatakan gerakan Siap Darling ini memfasilitasi semangat generasi milenial yang ingin bergerak bersama-sama dalam memelihara, melestarikan, serta memperbaiki keadaan lingkungan sekitar dengan cara yang paling mudah, dekat, dan disenangi. 

"Djarum Foundation melihat bahwa generasi milenial memiliki semangat besar untuk menjaga dan merawat lingkungan. Semangat dan motivasi inilah yang kemudian diimplementasikan melalui gerakan Siap Darling yang bertujuan menciptakan ekosistem pelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan menularkan kebiasaan baik ini di masyarakat luas," kata dia. 

Mutiara berharap dengan penanaman seratusan pohon dan tanaman berbunga ini bisa membuat Benteng Van Den Bosch semakin cantik dan nyaman bagi wisawatan. Sehingga bisa menjadi obyek wisata unggulan di Kabupaten Ngawi. "Hal ini tentunya memiliki dampak positif baik dari sisi lingkungan hingga menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar," jelasnya. 

Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, menyambut baik upaya Djarum Foundation dalam melestarikan situs sejarah melalui program Siap Darling. Gerakan ini diyakini dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan menghargai jasa-jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. 

Pangdam menuturkan Benteng Van Den Bosch yang saat ini menjadi tempat wisata perlu dijaga dan dilestarikan keberadaaannya. Benteng tersebut merekam perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Pasalnya, benteng bergaya Romawi itu dibangun Belanda pada tahun 1849 hingga 1845 untuk meredam pergolakan rakyat melawan penjajah hingga satu abad lamanya. 

"Benteng ini merupakan sebuah tempat yang sangat penuh nilai sejarah yang tentunya harus dilestarikan. Apa yang dilakukan Djarum Foundation besama mahasiswa hari ini adalah upaya untuk menjaga dan terus mengenang perjuangan para pahlawan," jelasnya. 

Sebelum menghijaukan Benteng Pendem di Ngawi, Siap Darling terlebih dahulu melakukan penghijauan di kawasan Candi Prambanan pasa akhir Juni lalu.