Polres Madiun Bentuk 2 Tim untuk Ungkap Kasus Pembunuhan di Ruko Mejayan

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, Senin (12/8/2019). - (Madiunpos.com/AbdulJalil)
12 Agustus 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Aparat Polres Madiun menggandeng Tim Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya untuk mengungkap kasus pembunuhan seorang pria di ruko Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Saat ini, jasad pria bernama Darwin Susanto itu masih menjalani autopsi di RSUD dr. Soedono, Madiun. 

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, mengatakan ada dua tim yang dikerahkan untuk mengungkap fakta dalam kasus pembunuhan tragis di toko pakaian milik korban itu. Satu tim bertujuan untuk mencari keluarga pria yang juga bekerja sebagai sopir ojek online itu. Sedangkan satu tim lagi untuk menyelidiki penyebab kematian korban. 

"Satu tim akan mengungkap fakta di luar kota seperti mencari keluarga. Satu tim lagi akan menyelidiki di sekitar TKP," kata Logos kepada wartawan, Senin (12/8/2018). 

Logos menyampaikan saat ini tim medis masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk mengetahui penyebab luka-luka dan kematian korban. "Setelah autopsi ini bisa diketahui benda apa yang digunakan untuk membunuh korban," ujar Logos. 

Dugaan awal penyidikan, terjadi kekerasan di wajah korban. Namun, petugas belum bisa memastikan alat yang digunakan pelaku untuk memukul korban. Polisi juga tidak menemukan barang bukti atau benda tajam di sekitar lokasi kejadian. "Kami juga masih mencari istri korban," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, warga di Jl. Panglima Sudirman digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Darwin Susanto di dalam rumah toko (ruko) di wilayah itu, Minggu (11/8/2019) malam. Diduga pria 35 tahun itu menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan, kondisi wajah pria yang ditemukan tergeletak di atas tempat tidur itu penuh luka dan bersimbah darah.