Warung di Ponorogo Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

Kondisi warung di Dukuh Tamansari, Desa/Kecamatan Sambit, Ponorogo yang ludes terbakar, Sabtu (10/8/2019)./ (Istimewa - Polres Ponorogo)
12 Agustus 2019 11:30 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Kobaran api melalap ludes warung di Dukuh Tamansari, Desa Sambit, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipto, mengatakan warung yang terbakar itu milik Nina, 35, warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Warung tersebut sudah tidak digunakan oleh pemiliknya.

Pertama kali warga di sekitar lokasi itu melihat ada kobaran api dari warung itu, Sabtu siang. Saat itu api semakin membesar dan membakar warung yang terbuat dari anyaman bambu dengan mudah ludes terbakar.

"Para saksi yang melihat api itu kemudian meminta bantuan warga dan petugas kepolisian yang sedang berjaga di dekat lokasi kejadian," kata dia.

Iptu Edy menuturkan warga bergotong royong memadamkan api tersebut. Butuh waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api tersebut.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian itu. Namun, kerugian materil mencapai Rp3 juta karena warung itu ludes terbakar.

Lebih lanjut, dari hasil penyidikan bisa disimpulkan bahwa kebakaran itu bersumber dari sampah yang dibakar. Sebelumnya, ada warga yang membakar tumpukan sampah sekitar lima meter dari warung itu.

"Jadi dugaannya ada yang membakar sampah dan kemudian ditinggal pergi. Karena angin kencang membuat api terbawa angin dan membakar warung yang terbuat dari anyaman bambu itu," jelas dia. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)