Pemkot Lakukan Ini untuk Wujudkan Madiun Kota Sejuta Bunga

Acara peluncuran Kota Sejuta Bunga di Taman Lalu Lintas Bantaran Jl. Ahmad Yani Kota Madiun, Jumat (19/7 - 2019). (Antara/Diskominfo Kota Madiun)
22 Juli 2019 15:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Wali Kota Madiun Maidi telah meluncurkan ikon Kota Madiun sebagai kota sejuta bunga. Hal itu merupakan salah satu program 99 hari kerja Wali Kota Madiun dan Wakil Wali Kota Madiun terpilih Maidi-Inda Raya.

"Bunga ini sebagai simbol Kota Madiun yang bersih dan indah. Maksud dari kota sejuta bunga itu bunganya selalu terlihat di mana-mana. Begitu masuk Kota Madiun, di tiap titik itu selalu ada bunga," ujar Wali Kota Maidi di sela kegiatan sosialisasi mewujudkan Madiun Kota Sejuta Bunga di Taman Lalu Lintas Bantaran Jl. Ahmad Yani Kota Madiun, Jumat (19/7/2019).

Maidi mengatakan tak hanya untuk mempercantik kondisi kota, nantinya taman yang saat ini banyak dibentuk dan bunga yang ditanam dapat difungsikan sebagai destinasi wisata baru di Kota Madiun.

Wali Kota berharap dengan banyak bunga dan taman bunga bisa menarik masyarakat luar untuk datang ke Kota Madiun dan menikmati keindahannya. Seperti yang saat ini dilakukan di Taman Lalu Lintas Bantaran.

Jenis bunga yang ditanam di antaranya tanaman bunga soka, bugenvil, dan bunga kertas yang dinilai mudah perawatannya. Selain di taman, bunga-bunga tersebut juga ditanam di median jalan untuk mempercantik tampilan jalan Kota Madiun.

Maidi menambahkan ke depan, penanaman bunga juga akan dilakukan di lokasi-lokasi lain. Di antaranya di Embung Pilangbango dan taman di depan Kecamatan Taman.

"Ke depan, setiap kecamatan akan menjadi kota kedua. Jadi, masyarakat punya banyak pilihan untuk mendapatkan tempat rekreasi yang mudah dan murah." katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memilih Taman Lalu Lintas Bantaran sebagai lokasi digelarnya kegiatan Sunday Market atau Pasar Minggu yang dilaksanakan setiap hari Minggu guna mengakomodasi keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat.

Pasar Minggu tersebut merupakan bentuk peralihan dari kegiatan Car Free Day (CFD) yang selama ini digelar di Jl. Pahlawan setiap hari Minggu.

Sehingga nanti, di Taman Lalu Lintas Bantaran, pengunjung bisa menikmati taman bunga dan gelaran Sunday Market yang unik dan ramai.

Wali Kota Maidi mengatakan rencananya Sunday Market dimulai pada minggu pertama bulan Agustus. "Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Terutama para pelaku UMKM yang selama ini berjualan di acara CFD," kata dia.

Ia menjelaskan pemindahan para pelaku UMKM yang sebelumnya di berjualan di CFD Jalan Pahlawan menuju kawasan Taman Lalu Lintas Sirkuit Bantaran bertujuan memaksimalkan pemasaran produk UMKM Kota Madiun.

Nantinya, konsep Sunday Market akan serupa dengan yang ada di luar negeri. Di mana pedagang maupun pelaku UMKM bisa bebas menjajakan barang dagangan mereka.

"Waktu buka di Sunday Market juga lebih panjang. Yakni bisa sampai enam jam, berbeda di CFD yang hanya dua jam," kata Maidi.

Sesuai rencana, jam operasi Sunday Market pukul 06.00 WIB-12.00 WIB. Lebih lama dibandingkan CFD yang hanya pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB. Sehingga harapannya dapat meningkatkan ekonomi rakyat.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara