Modal Rp200 Juta untuk PSM Madiun Bertanding di Liga 3

Para pemain dan manajemen PSM Madiun berfoto bersama seusai launching klub tersebut di Stadion Wilis Madiun, Minggu (21/7 - 2019) malam. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
22 Juli 2019 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kesebelasan Kota Madiun, PSM Madiun, pada tahun 2019 ini mulai merumput di Liga 3 Indonesia. Selama semusim pertandingan di Liga 3, PSM Madiun berbekal uang senilai Rp200 juta yang bersumber dari APBD Pemkot Madiun.

PSM Madiun secara resmi di-launching, Minggu (21/7/2019) malam, di Stadion Wilis. Ada 25 pemain yang akan memperkuat tim sepak bola itu selama mengikuti kompetisi Liga 3 Indonesia.

Ketua Umum PSM Madiun, Nono Djatikusumo, mengatakan PSM Madiun ikut kompetisi di Liga 3 Indonesia bermodal dana dari pemerintah kota. Pemkot Madiun telah menggelontorkan anggaran senilai Rp200 juta untuk satu musim pertandingan.

Nono menuturkan dana tersebut sebagian besar akan habis digunakan menggaji para pemain. Untuk gaji pemain yaitu per bulannya sesuai UMK Kota Madiun sekitar Rp1,8 juta.

"Untuk gaji pemain dianggarkan sesuai UMK," kata Nono Djatikusumo seusai launching PSM Madiun.

Saat ini PSM Madiun memang belum mendapatkan seponsor untuk mendukung pendanaan klub. Pihaknya masih berusaha mencari perusahaan yang mau bekerja sama dan mendanai Laskar Wilis selama musim kompetisi Liga 3 Indonesia 2019.

Untuk menutup biaya operasional klub, kata dia, pihaknya juga mengandalkan dari penjualan jersey resmi dan tiket penonton. Hasil keuntungan dari penjualan jersey dan tiket itu akan digunakan untuk biaya gaji pelatih beserta ofisial serta keperluan klub.

Para pemaian PSM Madiun pada musim ini, jelas dia, sebagian besar pemain merupakan warga lokal Madiun.

"Untuk pemain dari luar daerah ada sekitar enam orang. Yang lain warga Madiun," kata pria yang juga menjadi Kepala Disdukcapil Kota Madiun itu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya