Rumah Pensiunan PNS di Ponorogo Terbakar Gara-Gara Kulkas Korsleting

Petugas menyemprotkan air ke rumah yang terbakar di Dusun Gabahan, Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Kamis (18/7 - 2019). (Istimewa/Polres Ponorogo)
19 Juli 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Rumah pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Dusun Gabahan, Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah, Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting di rumah tersebut.

"Benar tadi malam ada satu rumah di Bungkal yang terbakar. Rumah itu milik Bari, 70, pensiunan PNS," kata Kapolsek Bungkal, AKP Djoko Suseno, saat dihubungi, Jumat (19/7/2019).

Kapolsek menyampaikan kebakaran itu diketahui Marsih yang merupakan istri Bari. Kala itu, Marsih sedang di dalam rumah menidurkan cucunya. Tiba-tiba terdengar suara seperti barang terbakar.

Lantaran curiga, wanita berusia 65 tahun itu kemudian mengecek sumber suara di bagian dapur. Marsih pun kaget ternyata ada api di kulkas. Ia pun keluar dan berteriak minta tolong kepada warga.

"Rumah korban ini cukup jauh dari tetangga. Sehingga Marsih keluar teriak-teriak di pinggir jalan. Kemudian para tetangga datang ke lokasi," jelas dia.

Warga bersama petugas Polsek Bungkal pun mengevakuasi penghuni rumah. Selain itu, barang berharga yang bisa diselamatkan pun dievakuasi.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kata kapolsek, kuat dugaan api berasal dari bagian kabel kulkas yang ada di dapur. Kecurigaan ini diperkuat dengan api yang membesar dari situ.

Rumah tersebur hampir ludes terbakar atau sekitar 80% bagian rumah terbakar. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian yang ditimbulkan dari musibah ini mencapai Rp150 juta. Termasuk sepeda motor yang saat itu diparkir di dalam rumah.

"Untuk memadamkan api di rumah tersebut, ada dua mobil damkar yang datang ke lokasi untuk memadamkan api. Butuh waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api," kata Djoko. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya