Pertamini di Ponorogo Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar

Petugas kepolisian menyiram air di pertamini di Jl. Sultan Agung, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, yang terbakar, Senin (8/7 - 2019). (Istimewa/Polsek Ponorogo)
08 Juli 2019 16:20 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Sebuah pom mini atau pertamini di Jl. Sultan Agung, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar, Senin (8/7/2019) sekitar pukul 06.30 WIB. Pemilik pertamini tersebut mengalami luka bakar dan menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kapolsek Ponorogo, Iptu Suroso, menuturkan pertamini terbakar yang berada di sebelah barat pertokoan Okaz itu milik Alfan Heru Waskita, warga Jl. Gondosuli, Kelurahan Nologaten. Sebelum kebakaran terjadi, Alfan sedang mengisi stok BBM jenis Pertamax dan Pertalite dari drum yang ada di dalam mobil Daihatsu Zebra miliknya.

"Pemilik pom mini itu mengisi ulang dengan menggunakan pompa air. Sedangkan untuk menyalakannya digunakan aliran listrik yang diambil dari pos satpam Okaz," kata dia.

Saat Alfan sedang mengisi ulang pom mininya, ia juga melayani seorang pembeli BBM. Seusai melayani pembeli, Alfan mengetahui mesin pompa air yang digunakan untuk mengalirkan BBM itu jatuh. Hingga akhirnya bahan bakar jenis Pertamax meluber sampai ke lantai.

Kondisi tersebut membuat Alfan panik dan kebingungan. Pria itu kemudian mematikan mesin pompa air yang digunakan untuk mengalirkan BBM itu dengan cara mencabut stop kontak mesin pompa air di dalam mobil.

Nahas, saat dicabut ternyata muncul percikan api dan langsung menyambar tumpahan BBM. Api dengan cepat membesar hingga mebakar mobil dan pom mini yang dipenuhi bahan bakar.

"Korban mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki. Untuk kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya