Filipina Pesan Kereta di Inka Senilai Rp800 Miliar

Perwakilan Pemerintah Senegal bersama direksi PT Inka melihat kondisi interior Kereta LRT di workshop PT Inka di Kota Madiun, Jumat (13/4 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
05 Juli 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Satu trainset kereta rel diesel (KRD) buatan PT Industri Kereta Api (Inka) akan segera dikirim ke Filipina. Pemerintah Filipina memesan kereta di PT Inka dengan nilai kontrak Rp800 miliar.

Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, mengatakan saat ini PT Inka masih mengerjakan pesanan dari Filipina. Negara tetangga itu memesan sejumlah kereta dengan nilai kontrak mencapai hampir satu triliun rupiah.

Filipan memesan empat trainset KRD, tiga kereta lokomotif, dan 15 unit kereta penumpang. Saat ini, kereta yang sudah jadi dan siap dikirim yakni satu trainset KRD.

"Satu trainset KRD pesanan Filipina sudah terselesaikan dan siap dikirim pada awal Agustus nanti," kata dia, Rabu (3/7/2019).

Budi menuturkan satu unit KRD pesanan Filipina masih menjadi uji kecepatan dan operasional. Kereta itu diklaim sudah melaju dengan lancar saat uji coba dari Madiun ke Jombang.

"Nanti Senin akan kita uji coba lagi dari Madiun ke Surabaya dan Bojonegoro," ujarnya.

Untuk spesifikasi kereta, lanjut Budi, tidak jauh berbeda dengan kereta KRD di Indonesia. Namun, kursi di kereta tersebut lebih sederhana dan lebih banyak menyediakan ruang untuk penumpang berdiri.

Lebih lanjut, Inka saat ini sedang menjalin hubungan kerja sama dengan pemerintah Argentina. Hal ini salah satu upaya mengenalkan produk Inka ke Benua Amerika.

"Yang jelas nanti kalau Argentina ada pengadaan kereta. PT Inka akan diundang ke Argentina. Untuk saat ini belum ada kontrak," ujarnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya