Kemenperin Lakukan Ini Demi Dongkrak Ekspor IKM

Ilustrasi ekspor impor (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
05 Juli 2019 02:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) yang berorientasi ekspor ditargetkan mencapai 5% tahun 2019 ini salah satunya melalui upaya Kerja Sama Selatan Selatan dan Triangular (KSST).

Direktur Jenderal IKM dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih mengatakan saat ini jumlah IKM tercatat di Kemenperin ada 4,4 juta IKM. Dari jumlah tersebut sebanyak 30% merupakan skala besar yang 10.000 IKM nya telah menembus pasar ekspor.

"Yang masuk pasar ekspor masih sedikit dan kebanyakan bergerak di bidang produk kerajinan, perhiasan, dan furnitur yang selama ini dikirim ke Eropa," katanya dalam rilis, Rabu (3/7/2019).

Gati Wibawaningsih mengatakan upaya membuka pasar luar negeri dilakukan Kemeperin bersama dengan Kementerian Sekretariat Negara melalui KSST yang berlangsung di Surabaya dengan tema Capacity Building Program on Enhancing The Development of Small and Medium Industry 2019.

"Lewat KSST yang sudah berlangsung sejak 4 tahun terakhir ini, antarnegara bisa saling bertukar informasi mengenai produk apa yang berpotensi untuk digarap termasuk bertukar info pasar potensi di tiap negara," imbuhnya.

Gati menambahkan demi meningkatkan daya saing produk, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa pelatihan SDM, revitalisasi mesin dan peralatan industri, dan restrukturisasi.

"Pemerintah juga siapkan subsidi 25% untuk IKM yang beli mesin impor, subsidi 30% untuk beli mesin dalam negeri," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Sekretariat Negara Bidang Polhukam, Gogor Oko, menjelaskan KSST merupakan pelatihan dan kegiatan bertukar informasi yang diikuti oleh negara–negara berkembang seperti Bangladesh, Bhutan, Laos, Myanmar, Nepal, Pakistan, Iran, Malaysia, Brunei, Maladewa, India, dan Indonesia.

"Tahun ini Surabaya menjadi tuan rumah KSST dengan mengusung tema memperbesar IKM yang selama ini telah menggerakkan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Visi KSST sendiri adalah membentuk kemitraan yang lebih baik demi kesejahteraan pembangunan dan ekonomi.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara