Dinkes Pacitan Lakukan Ini Demi Putus Penularan Hepatitis A

Ilustrasi Rumah Sakit (Solopos/Whisnupaksa)
26 Juni 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PACITAN -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terus melakukan sosialisasi untuk memutus rantai penularan penyakit Hepatitis A yang saat ini mewabah di Pacitan. Hal ini dilakukan setelah penetapan status kejadian luar biasa (KLB) Hepatitis A di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Sampai Rabu (26/6/2019) penderita Hepatitis A di Pacitan dilaporkan sebanyak 701 pasien. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Eko Budiono, mengatakan persebaran penyakit Hepatitis A ini terdeteksi sejak pertengahan Puasa lalu.

Eko menuturkan seluruh puskesmas harus bisa menangani pasien Hepatitis A mulai dari pengobatan, karantina, hingga diet pasien. Selain itu, pemantauan dilakukan melalui jalur puskesmas dan melaporkan saat ada kasus baru.

"Harus ada pencegahan atau pengendalian faktor risiko dengan menjaga kebersihan," kata dia yang dikutip dari situs resmi Pemkab Pacitan, pacitankab.go.id, Rabu.

Kepala Divisi Kesehatan Lingkungan Hidup Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Daeng Marranuang, menyampaikan untuk mencegah atau memutus mata rantai penularan perlu penekanan pada pola hidup sehat.

"Kasus sudah naik dua kali lipat pencegahan harus dimaksimalkan. Karena dari virus maka penularannya cepat," jelas dia.

Bupati Pacitan, Indartato, meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati yaitu dengan menjaga diri dari potensi penularan. Salah satunya dengan menjaga pola hidup bersih.

Dia menyampaikan sudah melaporkan wabah Hepatitis A ini kepada Pemprov Jatim pada Kamis (20/6/2019).

"Program kita itu sebenarnya bagaimana kesehatan itu diawali dari perilaku sehat dulu juga lingkungan sehat. Supaya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan seperti saat ini," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya