IMP Smart Buatan Pemkab Madiun Diadopsi BKKBN

Bupati Madiun Ahmad Dawami. (Madiunpos.com - Abdul Jalil)
25 Juni 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan mengadopsi inovasi pendataan kependudukan KB dan pembangunan keluarga yang digagas Pemerintah Kabupaten Madiun. Inovasi aplikasi pendataan itu diberi nama IMP Smart.

IMP Smart singkatan dari Institusi Masyarakat Pedesaan Solusi Membangun Keluarga Terencana.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menyampaikan aplikasi ini berfungsi untuk menginput data yang diambil dari pendataan keluarga. Data yang valid menjadi alasan lahirnya aplikasi ini. Menurutnya data yang valid merupakan dasar bagi Pemkab Madiun untuk membuat sebuah kebijakan.

Kaji Mbing, sapaan akrab bupati, menyampaikan data yang tervalid yaitu data yang sesuai kondisi di lapangan.

"Dari kebutuhan data tersebut kami kembangkan lewat aplikasi, lewat SDM kita di BKKBN di OPD KB ini berjalan sampai desa," kata dia kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Menurutnya seluruh permasalahan harus selesai di tingkat desa dan titik terendah di desa adalah keluarga. Sehingga saat pemerintah mampu menyentuh di tingkat keluarga, dia memperkirakan data akan lebih valid.

"Aplikasi ini merupakan infrastruktur untuk mempermudah pengumpulan data. Namun yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi," ujarnya.

Sekretaris BKKBN Pusat, Nofirjal, mengatakan inovasi aplikasi IMP Smart rencananya diadopsi untuk diterapkan di setiap daerah.

"BKKBN siap mengadopsi inovasi di daerah termasuk di Kabupaten Madiun. Terutama yang berkaitan dengan dinamisasi atau pemutakhiran data pendataan keluarga," kata dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya