Suhu di Malang bakal Sentuh 14 Derajat Celsius Agustus 2019

Ilustrasi suhu dingin (Reuters/Amr Alfiky)
24 Juni 2019 18:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu di Malang, Jawa Timiur, akan mencapai 14 derajat Celsius saat memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2019 nanti. Kondisi itu mengulang suhu dingin yang terjadi di Malang 20 tahun lalu.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Aminudin mengatakan suhu terendah yang pernah dicatat mencapai 14 derajat Celsius. Suhu ekstrem itu terjadi pada 1999 lalu.

"Untuk sekarang tercatat suhu terendah mencapai 15,6 derajat Celsius untuk di wilayah Karangploso. Tentunya ini bisa menurun ketika puncak kemarau di bulan Agustus nanti dan mengulang kondisi suhu udara 20 tahun lalu," kata Aminudin saat dihubungi Detikcom, Senin (24/6/2019).

Dia menjelaskan suhu 15,6 derajat Celsius itu tercatat di wilayah Karangploso, Kabupaten Malang, dalam beberapa waktu terakhir. Ia memastikan suhu di Kota Batu akan lebih rendah karena lebih tinggi dibandingkan Karangploso. Kemudian, suhu berbeda juga bisa dirasakan di pusat Kota Malang.

"Kalau di Karangploso 15,6 derajat Celsius, di Batu, Semeru, Bromo dan sekitarnya akan lebih rendah lagi karena datarannya lebih tinggi dari Karangploso. Hal sama juga ketika suhu tercatat 14 derajat Celsius di Karangploso, wilayah yang lebih tinggi akan di bawah itu," beber Aminudin.

"Sekarang saja Bromo dan sekitarnya sudah muncul embun es. Nanti jika suhu terendah terjadi, kondisinya akan lebih dingin dibandingkan saat ini," tambah Aminudin.

Aminudin menyampaikan ada beberapa indikator yang memungkinkan suhu di Karangploso kembali menyentuh angka 14 derajat. Salah satunya karena saat ini merupakan musim kemarau.

"Selain karena musim kemarau, perubahan suhu juga dikarenakan pengaruh lingkungan dan manusia," lanjutnya.

Menurutnya, musim kemarau akan terjadi sampai Oktober 2019 mendatang. Siklus tahunan itu telah dimulai pada April lalu.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Detikcom