Pemuda Blitar Ditemukan Meninggal Penuh Luka, Korban Kecelakaan?

Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
19 Juni 2019 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BLITAR -- Jenazah pemuda penuh luka di bagian wajah ditemukan tergeletak di wilayah Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Polisi menduga pemuda tersebut korban kecelakaan karena ada sebuah motor matic di lokasi penemuan.

Setelah dilakukan identifikasi, pemuda tersebut diketahui bernama Essa Biren Wahyu Djorghi, 23, warga Jl. Bali 13, Sananwetan, Kota Blitar.

Awalnya, Penemuan pemuda tak bernyawa itu diposting seorang warga di media sosial Facebook oleh akun Tony Cahyono.

"Telah ditemukan motor Honda BeAT dengan nopol AG 5903 KBH. Di Desa Jatinom Kanigoro. Dengan ciri pengendara anak sekitar umur 15 tahun. Tanpa identitas pengendara meninggal," berikut caption dalam sebuah gambar motor yang diunggah Tony Cahyono.

Postingan itu mendapat beragam komentar dan tanggapan dari warganet. Tim Cyber Polres Blitar yang memantau postingan itu kemudian mendatangi lokasi. Petugas mengevakuasi pemuda tersebut ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

"Keterangan saksi, mereka menemukan jasad korban tadi sekitar pukul 05.30 WIB. Kemudian kami meluncur ke lokasi dan mengevakuasi ke RSUD Mardi Waluyo," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi saat dimintai konfirmasi Detikcom, Rabu (19/6/2019).

Berdasarkan pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Blitar bersama petugas medis Puskesmas Kanigoro, pemuda tak bernyawa itu mengalami luka di kening, patah rahang kanan atas dan bawah serta keluar darah dari mulut. 

Menurut dr. Hadi dari Puskesmas Kanigoro, terdapat pendarahan pada kepala akibat benturan dengan batu.

"Kami menduga, korban ini mengalami kecelakaan tunggal. Ini dikuatkan keterangan beberapa saksi di lokasi pada Selasa (18/6/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka melihat motor Itu ngebut melewati jalan terjal di antara pematang sawah. Kemudian warga juga mendengar suara benturan keras," imbuh Sodik.

Sodik menambahkan, warga tidak menghiraukan suara benturan keras tersebut. Karena kondisi sudah malam dan lokasi asal benturan sangat gelap tanpa ada penerangan lampu jalan.

Warga yang posisi rumahnya paling dekat baru menuju lokasi usai subuh tadi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengantongi identitas korban. 

"Setelah tahu identitas korban, ada keterangan baru yang kami dapat. Warga sekitar lokasi kejadian ternyata mengenalnya. Karena korban diketahui sering mendatangi tempat-tempat wingit sekitar situ di malam hari," pungkasnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Detikcom