Sampel Potongan Kaki di Tol Kertosono-Nganjuk Dikirim ke Puslabfor

Lokasi penemuan kaki manusia di Tol Kertosono/Nganjuk. (Detikcom)
19 Juni 2019 02:30 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, JOMBANG -- Polisi mengirimkan sampel potongan kaki yang ditemukan Tol Kertosono-Nganjuk di KM 670+200 wilayah Dusun Kedung Gabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, ke Puslabfor Polda Jatim.

Sampel kaki itu akan dicocokkan golongan darahnya dengan korban kecelakaan di tol setempat akhir Mei 2019. 

"Hasil penyelidikan sementara kami, potongan kaki tersebut dari korban kecelakaan sekitar dua minggu yang lalu. Memang korban saat itu kakinya kanannya putus dan belum ditemukan pada saat itu," kata Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto saat dihubungi Detikcom, Selasa (18/6/2019).

Fadli menjelaskan pihaknya akan memastikannya dengan tes golongan darah. Hari ini, sampel potongan kaki dikirim ke Puslabfor Polda Jatim.

Menurut dia, korban kecelakaan telah menjalani visum di RSUD Jombang. Sehingga data golongan darah sudah ada sebagai pembanding. "Kami ambil sampel potongan kaki, hari ini kami kirim ke Labfor Polda Jatim untuk memeriksa golongan darahnya," terangnya.

Sebagai infromasi, orang dengan gangguan jiwa tertabrak bus PO Wisata Komodo nopol DK 7259 CA di KM 674+400 Tol Kertosono-Nganjuk, Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban adalah Roji Nianto, 32, warga Dusun/Desa Sendang, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Roji meninggal seketika di lokasi. Saat itu, korban dievakuasi tanpa kaki kanan karena potongan kakinya tidak ditemukan di lokasi.

"Bus menabrak tidak mungkin langsung berhenti. Kemungkinan kaki itu terbawa oleh bus sampai di lokasi penemuan potongan kaki," ungkap Fadli.

Dia menambahkan, potongan kaki manusia tersebut kecil kemungkinan milik korban pembunuhan dengan cara dimutilasi. Karena sejauh ini belum ada laporan kasus mutilasi. Selain itu, potongan kaki tersebut tidak dibungkus apa pun.

Kasus mutilasi, ungkapnya, pada umumnya potongan tubuh korban dibuang dengan wadah tertentu. "Sampel potongan kaki tetap kami simpan untuk mengantisipasi di lain hari kalau ada korban mutilasi tinggal tes DNA saja," tandasnya.

Potongan kaki kanan manusia itu pertama kali ditemukan petugas pemotong rumput Tol Kertosono-Nganjuk di KM 670+200, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Potongan kaki ini dalam kondisi tertekuk dan tergeletak di bahu jalan tol masuk Dusun Kedung Gabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Bagian yang terlihat mulai dari paha sampai telapak kaki. Namun bagian paha tinggal tulang. Saat ini potongan kaki manusia itu ada di RSUD Jombang.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Detikcom