Uang Rp3,7 Triliun Beredar di Malang Saat Ramadan dan Lebaran 2019

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan A. (Bisnis/Choirul Anam)
14 Juni 2019 20:05 WIB Choirul Anam Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG — Bank Indonesia (BI) mencatat peredaran uang di Malang dan sekitarnya pada Ramadan-Lebaran 2019 mencapai Rp3,7 triliun. Angka tersebut mengacu outflow dari Kantor Perwakilan BI Malang.

Ketua Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan, dan Administrasi Kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih menjelaskan selama periode Ramadan-Lebaran 1440 H, proyeksi kebutuhan uang sebesar Rp4,7 triliun, namun realisasi sebesar Rp3,7 triliun atau 79% dari proyeksi.

“Itu berarti outflow-nya. Untuk inflow atau arus balik/setoran bank pasca-Lebaran mulai Senin-Kamis (10-13/6/2019), mencapai Rp1,2 triliun lebih uang layak edar (ULE) dan uang tak layak edar (UTLE),” katanya di Malang, Jumat (14/6/2019).

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan A. mengatakan dilihat di sisi ekonomi daerah, kondisi tersebut menunjukkan perputaran uang tunai di masyarakat sedang meningkat.

Hal itu dapat dimaklumi karena kondisi Lebaran karena ada pembayaran THR dan lainnya bagi-bagi angpao. Di sisi lain, belanja juga meningkat.

“Bagus untuk dinamika ekonomi daerah meskipun inflasi juga perlu diwaspadai karena konsumsi yang berpotensi meningkat,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut cerminan kondisi musiman selama Ramadan dan Idul Fitri sehingga terjadi net outflow atau outflow lebih besar daripada inflow.

Dia menilai, jika uang-uang yang beredar tersebut baik dari luar daerah maupun dari daerah yang bersangkutan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi akan produktif bagi pembangunan daerah.

Karena itulah, dia menilai, perlu ada alat maupun forum agar dana-dana yang masuk ke daerah dapat diserap ke sektor produktif. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis.com