Panglima TNI Minta Pengamanan Pemudik Via Kapal Diutamakan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar konferensi pers di rest area KM 575 Tol Solo-Ngawi, Sabtu (1/6 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
02 Juni 2019 08:30 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta jalur-jalur penyeberangan yang digunakan masyarakat untuk mudik juga diperhatikan.

Petugas jaga harus benar-benar memperketat dan memastikan keamanan pemudik yang menggunakan kapal.

Dia menegaskan wilayah-wilayah penyeberangan harus mendapatkan perhatian khusus. Termasuk wilayah penyeberangan antarpulau seperti di wilayah Madura.

Petugas keamanan maupun pengelola dermaga harus mengetahui manifest kapal dan kemampuan kapal tersebut. Selain itu, penyedia jasa juga harus menyediakan pelampung bagi para pemudik yang menggunakan kapal.

"Pelampung itu harus ada. Penumpangnya juga tidak boleh berlebih. Kemudian tim penyelamatan juga harus ada," paparnya saat meninjau kesiapan arus mudik di Jalan Tol Ngawi-Solo, Sabtu (1/6/2019).

Panglima TNI menegaskan petugas yang jaga di tempat-tempat penyeberangan harus benar-benar mengingatkan akan keselamatan di laut. Saat kapal overload dan tidak memiliki pelampung yang cukup bagi penumpang itu akibatnya sangat fatal.

Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito menyampaikan betapa pentingya life vest atau jaket pelampung bagi pemudik yang menggunakan kapal. Dia menyampaikan selama ini penumpang di kapal cenderung overload.

"Saya berharap ada life vest. Supaya kalau terjadi apa-apa lebih mudah," jelas dia.