Jl. Pahlawan Kota Madiun Padat, Dishub Salahkan Parkir Tak Tertib

Kondisi arus lalu lintas di Jl. Pahlawan Kota Madiun, Jumat (31/5 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
01 Juni 2019 12:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Arus lalu lintas di kawasan Jl. Pahlawan, Kota Madiun, Jawa Timur, padat merayap menjelang Lebaran. Kepadatan arus lalu lintas di kawasan ini salah satunya disebabkan karena badan jalan digunakan untuk tempat parkir pusat perbelanjaan di kawasan setempat.

Pantauan Madiunpos.com di Jl. Pahlawan Kota Madiun, Jumat (31/5/2019) siang, kepadatan kendaraan terjadi dari depan Balai Kota Madiun ke Jl. Pahlawan sampai di perempatan Tugu.

Di sepanjang Jl. Pahlawan ada dua mal yaitu Plaza Lawu dan Madiun Plaza serta deretan pertokoan fesyen.

Di depan Madiun Plaza, lahan parkir yang disiapkan yaitu di trotoar terlihat penuh. Juru parkir kemudian menata sepeda motor yang membeludak di badan jalan. Mobil-mobil yang berhenti depan Madiun Plaza untuk menaikkan barang belanjaan juga berdampak semakin padatnya jalan tersebut.

Selain di Madiun Plaza, parkir kendaraan bermotor yang memanfaatkan badan jalan juga terpantau di Lawu Plaza. Bahkan di Jl. Kalimantan sebagian badan jalannya digunakan untuk tempat parkir.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Ansar Rasidi, mengatakan sudah sering kali mengingatkan supaya tidak menggunakan badan jalan untuk lahan parkir. Apalagi di tempat-tempat pusat keramaian seperti di Jl. Pahlawan.

Saat momen arus mudik Lebaran ini, Jl. Pahlawan dijadikan dua lajur dengan dibatasi water barrier. Pembagian dua lajur ini berfungsi untuk menghindari crossing sampai di Jl. Kalimantan.

"Ya saya memahami karena situasi hari raya. Tapi ya jangan nemen-nemen. Masak sampai parkir di badan jalan," kata dia, Jumat.

Selain di Jl. Pahlawan, jalan yang diatur lainnya juga di depan Pasar Besar Madiun, Jl. Sri Rejeki Barat dan Jl. Sri Rejeki Timur. Di jalan tersebut juga dibagi dua lajur.

"Untuk di Jl. Sri Rejeki juga dibagi karena ada kepadatan. Apalagi di situ ada perlintasan KA sebidang," ujarnya.

Untuk memantau kondisi arus lalu lintas, Dishub telah memasang 10 kamera CCTV di sejumlah lokasi padat lalu lintas. Seperti di perempatan Tugu, Klegen, Sriti, Jl. Pahlawan, pertigaan Gading, Pasar Sleko, dan perempatan Dungus.

"Kami imbau untuk pengemudi supaya mendahulukan pejalan kaki yang sedang menyeberang. Karena selama ini pengendara banyak yang tidak menghiraukan pejalan kaki," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya