Pasien Panti Rehabilitasi Sosial Madiun Meninggal, Diduga Dibunuh Temannya

Ilustrasi penusukan. (Solopos - Dok)
31 Mei 2019 09:10 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN – Seorang pasien di panti rehabilitasi gangguan jiwa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun bernama Slamet Tutuk ditemukan tidak bernyawa, Kamis (30/5/2019).

Diduga pemuda berusia 16 tahun itu dibunuh oleh salah satu temannya yang juga mengalami gangguan kejiwaan di panti rehabilitasi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, mengatakan warga Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun itu ditemukan di dalam kamar dalam kondisi tidak bernyawa dengan mata berdarah. Slamet terdata sebagai salah satu pasien rawat inap di panti rehabilitasi milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang ada di Desa Kaliabu.

"Korban mengalami luka robek selaput mata kiri sepanjang 4 cm. Korban juga mengalami luka bekas benda tumpul di dagu," jelas dia, Kamis.

Logos menuturkan Slamet meninggal dunia kuat dugaan karena dibunuh oleh sesama pasien panti rehabilitasi itu. Pelaku penganiayaan tersebut berinisial AS, 20, warga Desa Batek, Kecamatan Madiun.

Saat ini Satreskrim masih menyelidiki apa motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.

Jenazah korban masih berada di RSUD dr Soedono Madiun untuk dilakukan autopsi.

Lebih lanjut, Logos menyampaikan kali pertama yang menemukan korban meninggal dunia yaitu petugas kesehatan panti rehabilitasi. Saat itu petugas mengumpulkan seluruh pasien untuk diberikan makanan ringan. Namun, petugas tidak menemukan korban berkumpul di lapangan.

Selanjutnya petugas mengecek ke kamar korban dan menemukannya sudah dalam tergeletak dengan matanya mengeluarkan darah.