Massa Asal Jatim Dirazia di Madiun Tak Tahu Siapa Danai Mereka ke Jakarta

Koordinator rombongan dari Jatim, Muhammad Ibnu Mas'ud (bersongkok) di Mapolres Madiun, Selasa (21/5 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
21 Mei 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sopir bus yang digunakan untuk mengangkut rombongan massa aksi 22 Mei dari Jawa Timur tidak mengetahui kegiatan rombongan tersebut. Para sopir mengaku bus tersebut disewa untuk angkutan mudik Lebaran.

"Saya gak tahu kalau bus ini untuk kegiatan aksi 22 Mei di Jakarta. Saya tahunya ini untuk kegiatan mudik Lebaran," kata sopir bus yang disewa rombongan tersebut, Arif Hermawan, kepada wartawan di Mapolres Madiun, Selasa (21/5/2019).

Dia menuturkan bus disewa untuk mengantar rombongan ke Jakarta pada Senin malam. Kedua bus tersebut juga diminta untuk menjemput di Ponpes Hidayatullah Surabaya.

Arif menuturkan pihak panitia juga tidak jujur soal tujuan rombongan ke Jakarta. Sehingga, ia hanya ikut perintah atasan saja.

"Kalau dari awal tahu acara ini untuk aksi 22 Mei ya, saya pasti gak berangkat. Saya kalau urusan yang gitu-gitu tidak," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan sopir bus lainnya, Agus Subianto. Dia menuturkan tidak mengetahui tujuan rombongan tersebut ke Jakarta. Yang jelas ia hanya mengantar rombongan sampai tujuan.

Namun, kalau urusannya sampai dihentikan pihak kepolisian. Dia meminta untuk kembali saja. "Kalau tahu buat acara gitu ya gak mau lah," kata dia.

Koordinator rombongan dari Jatim, Muhammad Ibnu Mas'ud, menyatakan tidak mengetahui siapa yang memesan bus tersebut. Ia beserta rombongan yang ikut ke Jakarta hanya diminta untuk naik bus tersebut.

Mengenai sumber pendanaan untuk akomodasi rombongan, Mas'ud mengaku tidak mengetahui siapa donatur yang membiayai kegiatan itu. Seluruh peserta rombongan itu tidak dipungut biaya sama sekali.

"Tidak ada biaya. Kami pun tidak ditarik uang. Ini ada donatur yang membiayai kegiatan. Donatur ada beberapa orang. Tapi saya tidak tahu siapa donatur itu," ujarnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya