5 Bulan Ada 211 Warga Kota Madiun Sakit Demam Berdarah

Pasien demam berdarah dirawat di lorong RSUD Kota Madiun, Jumat (17/5 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
21 Mei 2019 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN --Selama periode Januari-Mei 2019 tercatat sebanyak 211 warga Kota Madiun, Jawa Timur, terjangkit deman berdarah. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kota Madiun, meminta dukungan masyarakat agar penyakit tersebut tak semakin menyebar.

"Jumlah kasus tersebut cukup banyak. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi," ujar Kepala Dinkes dan Keluarga Berencana Kota Madiun  Agung Sulistya Wardani Senin (20/5/2019), di Madiun.

Wardani mengatakan peningkatan jumlah pasien demam berdarah tidak hanya terjadi di Kota Madiun, namun juga daerah lainnya. Untuk memberantas penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypty itu, Pemkot Madiun telah melakukan pengasapan atau fogging sebanyak 164 kali sepanjang tahun ini.

"Pemantauan juga terus kami lakukan melalui kader jumantik untuk mengecek jentik-jentik nyamuk di rumah-rumah warga," kata dia.

Wardani menambahkan guna memberantas penyakit demam berdarah perlu dukungan masyarakat agar bisa mengatasi secara menyeluruh. Caranya, dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Tidak membiarkan genangan air dan mengurangi sampah plastik.

"Yang paling penting adalah upaya pemberantasan sarang nyamuk atau PSN oleh seluruh warga Kota Madiun," kata dia.

Guna mewujudkan pemberatasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan, Wali Kota Madiun Maidi telah menginstruksikan kepada camat dan lurah untuk menyelenggarakan kerja bakti di wilayahnya masing-masing.

"Dengan intensif melakukan PSN dan menjaga kebersihan lingkungan harapannya dapat menanggulangi penyebaran DBD di Kota Madiun", katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara