Misteri Surat Bertinta Merah dan Tato di Kaki Mayat Korban Mutilasi di Malang

Tulisan di secarik kertas ditemukan di lokasi mayat korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. (Detikcom)
15 Mei 2019 15:35 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG -- Penemuan mayat perempuan dalam kondisi termutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, menyisakan sejumlah misteri. Selain identitas korban yang belum terungkap, polisi kini juga tengah sibuk memecahkan teka-teki tato beserta surat yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Anggota opsnal sedang menyelidiki terkait tulisan [dalam surat] tersebut. Membaca dengan detil susunan kalimat yang dituliskan, ini sebagai petunjuk untuk mengungkap kasus ini," terang Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada Detikcom, Rabu (15/5/2019).

Dia mengharapkan pengungkapan misteri tulisan denga tinta merah pada secarik kertas itu menjadi petunjuk mengantar kepada ditemukannya identitas korban atau pelaku.

"Semoga segera bisa terungkap, termasuk sidik jari yang belum bisa terbaca dengan jelas. Supaya kami bisa mengetahui identitas korban," kata Asfuri.

Selain itu polisi juga mendalami tato pada telapak kaki korban. Ada sebutan nama pada telapak kaki kanan yang ditato yakni Sugeng. Sementara telapak kiri bertulis 'wahyu yang kita dapatkan di gereja bersama keluarga'.

"Termasuk tato atau tulisan di telapak kaki korban. Menjadi bahan penyelidikan kami mengungkap identitas korban," kata Asfuri.

Asfuri menambahkan perempuan yang menjadi korban mutilasi diduga berusia 34 tahun, dengan ciri-ciri memiliki rambut sebahu. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam.

"Warga yang merasa mengenal dan tengah mencari anggota keluarganya, bisa mendatangi kantor polisi atau RSSA (rumah sakit dr Saiful Anwar) untuk menyamakan ciri-ciri yang dikenali," tambah Asfuri.

Pantauan Detikcom, kertas yang diamankan tertulis tangan dengan tinta warna merah. Kertas itu tertempel dengan secarik koran yang dilekatkan dengan isolatif.

"Pusat keruwetanmu," begitu tulisan di awal pada kertas. Di bawahnya ada kalimat lain tertulis. "Dimanapun berada....,".

Kalimat lain tak begitu jelas terbaca. Narasinya tak berurutan sehingga cukup membingungkan untuk dijadikan dalam rangkaian kalimat yang tersambung.

Informasi di lokasi menyebutkan, ada sejumlah kertas lain dengan tulisan di atasnya turut ditemukan di lokasi. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Detikcom