Ini Identitas Jenazah Pria Ditemukan Terbakar di Mojokerto

Polisi melakukan proses identifikasi di lokasi penemuan jenazah terbakar di Mojokerto. (Detikcom)
14 Mei 2019 13:00 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MOJOKERTO -- Identitas jenazah pria yang ditemukan dalam kondisi terbakar di hutan kayu putih Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Jasad itu Eko Yuswanto, 32, seorang pengusaha rongsokan warga Mojokerto.

Eko meninggalkan seorang istri yakni Lailil Fitria, 28, dan dua anak, Revania Giska, 9, dan Meisya Dwi Ambar Sari, 7.

Ibu mertua korban, Sumarlik, tak sanggup membendung air mata saat tahu mayat yang terbakar di hutan Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, itu adalah anak menantunya.

Sumarlik sangat pantas bersedih karena Eko menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

"Awal tahunya dari medsos, kan foto wajahnya (Eko Yuswanto) tersebar di medsos. Lalu kemarin malam polisi datang ke sini mengajak istrinya ke RS Bhayangkara untuk mengenali jenazahnya," kata Hidayatik, 32, kakak ipar korban kepada wartawan di rumah duka, Dusun Temenggungan, RT 002 RW 005, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/5/2019).

Dia menjelaskan sehari-hari Eko berbisnis rongsokan di rumahnya. Bapak dua anak itu biasa membeli rongsokan dari kawasan Benowo, Pakal, Surabaya, dan Kedamean, Gresik, untuk dipilah di rumahnya. Korban mempunyai empat karyawan yang membantunya memilah rongsokan tersebut.

"Istrinya tidak bekerja, hanya ibu rumah tangga. Dia [Eko] tulang punggung keluarga. Anaknya yang pertama masih sekolah kelas dua MI (setingkat SD), kalau anak keduanya sekolah TK nol besar," terang Hidayatik.

Di mata keluarga, Eko dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sebelum berbisnis rongsokan, pria kelahiran Magetan itu hanya menjadi buruh di salah satu pengusaha rongsokan di Desa Kejagan. Berkat kerja kerasnya, korban mampu membuka bisnis rongsokan sendiri.

"Kami berharap segera ditangkap pelakunya," tandas Hidayatik.

Mayat Eko Yuswanto dalam kondisi terbakar kali pertama ditemukan Partono, 58, di hutan kayu putih Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Senin (13/5/2019) sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu, buruh tani warga Dusun Manyarsari tersebut sedang bekerja menanam jagung. Penggarap lahan adalah Tegas, 50, juga warga Dusun Manyarsari.

Kondisi mayat tengkurap dengan kepala menghadap ke selatan. Kepala korban terbungkus karung plastik. Jarak penemuan mayat hanya sekitar 3 meter dari jalan cor yang menghubungkan permukiman penduduk Manyarsari dengan jalur Mojokerto-Gresik. Jarak penemuan mayat sekitar 1 Km dari permukiman penduduk sendiri, 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Detikcom