Kekinian, SMA di Kota Madiun Umumkan Kelulusan Lewat Website dan WA

Kondisi sepi saat hari pengumuman kelulusan di SMAN 1 Kota Madiun, Senin (13/5 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
13 Mei 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/MA di Kota Madiun, Jawa Timur, dilaksanakan serentak pada Senin (13/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Setiap sekolah memiliki cara untuk mencegah para muridnya melakukan aksi konvoi kendaraan hingga corat-coret seragam.

Salah satunya SMAN 1 Kota Madiun mengumumkan kelulusan murid kelas XII melalui grup WhatsApp murid.

Kepala SMAN 1 Kota Madiun, Imron Rosidi, mengatakan pengumuman kelulusan untuk murid kelas XII telah dilakukan pukul 10.00 WIB lewat grup WA murid.

"Grup WA itu berisi seluruh murid kelas XII. Dari perwakilan sekolah juga ada di grup itu yaitu bagian Humas," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.

Dia menuturkan selain melalui grup WA, pengumuman kelulusan juga dipublikasikan melalui website resmi sekolah. Sehingga seluruh murid kelas XII dilarang masuk sekolah pada pengumuman kelulusan ini. Mereka bisa melihat pengumuman kelulusan di rumah masing-masing.

Imron menyampaikan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah aksi konvoi sepeda motor dan corat-coret seragam yang biasanya dilakukan para murid seusai pengumuman kelulusan. Pihak sekolah juga telah melarang aksi konvoi kendaraan dan corat-coret seragam.

Untuk diketahui, murid kelas XII di SMAN 1 yang ikut ujian ada sebanyak 288 anak. "Lulus 100%. Tidak ada yang tidak lulus. Untuk nilai tertinggi jurusan IPA yaitu 364,5 dan jurusan IPS 300,0," jelas Imron.

Selain di SMAN 1 Kota Madiun, seluruh murid di SMAN 2 Kota Madiun juga dilarang datang ke sekolah pada saat hari pengumuman kelulusan. Di sekolah ini, pengumuman kelulusan hanya melalui website resmi sekolah.

"Kami melarang siswa datang ke sekolah. Pengumumannya lewat web. Jadi siswa bisa lihat pengumuman kelulusan di rumah masing-masing," ujar Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Pramujo Budiarto.

Dia menilai cara ini lebih evektif untuk mencegah aksi corat-coret seragam dan konvoi kendaraan siswa. Dia menuturkan seluruh peserta UNBK di SMAN 2 lulus 100%.

"Salah satu siswa yang mendapatkan nilai terbaik yaitu 392,00 dari jurusan IPA atas nama Sarono Gayuh Wilujeng," terang dia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Madiun, Supardi, mengatakan pengumuman kelulusan tingkat SLTA diserahkan di sekolah masing-masing.

Dia melarang para murid melakukan aksi konvoi kendaraan dan aksi corat-coret seragam. Dia mengimbau supaya mereka melakukan kegiatan bersyukur atas kelulusan secara wajar dan tidak berlebihan.

"Kami mengimbau supaya para siswa tidak melakukan aksi konvoi kendaraan bermotor," tegas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya