Produk Pangan Mengandung Bahan Kimia Berbahaya Ditemukan Beredar di Tulungagung

Ilustrasi sidak makanan. (Solopos/Dok)
11 Mei 2019 14:15 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau peredaran makanan minuman di wilayah setempat, Jumat (10/5/2019).

Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah produk pangan siap saji mengandung bahan kimia berbahaya.

"Ada beberapa produk pangan yang setelah kami uji mengandung zat kimia berbahaya bagi tubuh jika mengonsumsinya," kata Kasi Farmasi dan Pengawasan Pangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung Masduki saat dimintai konfirmasi di sela sidak di Kelurahan Jepun, Tulungagung.

Dia menjelaskan beberapa produk pangan siap saji ditemukan mengandung rhodamin B, borak, dan formalin. Ada juga temuan pangan olahan yang terdapat zat metanil yellow, terutama pada produk kerupuk.

Masduki menguraikan semua temuan dicatat dan dijadikan bahan evaluasi untuk para pedagang agar lebih selektif dalam memilih dan mengolah produk pangan yang dijajakan.

"Kesempatan ini kami gunakan juga untuk mengedukasi warga dan pedagang agar memilih makanan yang sehat dan higienis untuk dikonsumsi," ujarnya.

Proses pengambilan sampel dilakukan acak, mengacu pada jenis produk pangan yang dijual pedagang, kemasan, serta rasa.

Petugas dari tim kefarmasian dan pengawasan pangan mengambil sampel makanan dari pedagang penganan takjil dan menu buka puasa lainnya secara acak dan membelinya untuk kemudian diuji menggunakan larutan kimia tertentu.

"Sidak akan kami lakukan rutin. Tidak hanya di seputar kota namun juga menyasar ke daerah-daerah pinggiran demi memastikan produk sajian pangan yang dijajakan pedagang atau industri rumah tangga aman untuk kesehatan," ujarnya.

Masduki menambahkan langkah preventif dilakukan secara rutin demi mencegah terulangnya kasus keracunan produk mi-bakso siap saji seperti yang sebelumnya sempat terjadi di Kalangbret, Kecamatan Kauman, setahun lalu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara