PHRI Jatim Optimistis Okupansi Hotel Capai 50% di Momen Lebaran

Ilustrasi pelayanan hotel. (parksleepfly.com)
10 Mei 2019 00:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA – Tingkat keterisian atau okupansi hotel di Jawa Timur (Jatim) pada momen Lebaran 2019 nanti diperkirakan hanya bisa mencapai rerata sekitar 45% - 50%.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim, Herry Siswanto, mengatakan memasuki Bulan Ramadan biasanya tingkat okupansi lebih rendah karena belum banyak aktivitas menginap atau makan di hotel.

Namun, saat mendekati dua pekan terakhir sebelum Lebaran, okupansi cenderung mulai meningkat. “Biasanya pada minggu pertama puasa itu okupansi hanya sekitar 41%, setelah itu meningkat sampai saat Lebaran rata-rata bisa 45% - 50%,” katanya, Senin (6/5/2019).

Dia mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, perhotelan sudah beberapa bulan lalu menyiapkan sejumlah paket-paket promo untuk menarik tamu sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan, terutama program promo bagi hotel-hotel yang tingkat huniannya agak sepi.

“Hotel-hotel biasanya sudah membuat paket-paket menginap dengan rate khusus serta paket buka puasa bersama dengan berbagai macam sajian masakan nusantara dan menu unggulan masing-masing hotel,” katanya.

Dia menambahkan hingga kini PHRI sudah banyak bekerja sama dengan perusahaan aplikasi penyedia jasa booking hotel atau agen travel online guna menggenjot kinerja perhotelan sesuai dengan gaya hidup masyarakat saat ini yang serba online.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono, menyebutkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang dan tidak berbintang di Jatim pada Maret 2019 rerata 53,47%. TPK tersebut naik tipis 0,82 point jika dibandingkan Februari 2019.

“Namun kalau dibandingkan dengan Maret 2018, TPK hotel kita ini turun karena periode yang sama tahun lalu sekitar 59,51%,” katanya.

Dia mengatakan melihat tren tahunan pada bulan April hingga Juni atau saat Ramadan hingga Lebaran, pada 2018 tepatnya Mei dan Juni TPK hotel di Jatim berada di bawah 50%. Namun setelah memasuki Lebaran dan adanya liburan sekolah pada Juli mampu menggenjot TPK hotel sampai 58% - 59%.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Bisnis.com