Santri Ponpes di Ponorogo Tenggelam saat Cuci Karpet di Sungai

Petugas mengevakuasi jenazah santri Ponpes Darut Taqwa di Sungai Kedung Kepuh, Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (5/5 - 2019). (Istimewa/Polres Ponorogo)
05 Mei 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang santri Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Kedung Kepuh, Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 08.30 WIB.

Diduga santri bernama Ali Husain Abdul Muis tersebut tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam dan meninggal. Santri asal Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai tersebut.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipto, mengatakan kejadian itu bermula saat Ali Husain bersama sembilan temannya dari Ponpes Darut Taqwa mencuci karpet di Sungai Kedung Kepuh. Saat sedang mencuci karpet itu, Ali bersama temannya, Fatah, bermain dan berenang di sungai.

"Saat sedang berenang itu, baru diketahui korban tidak bisa berenang hingga akhirnya korban tenggelam," kata dia.

Edy menuturkan melihat Ali tidak bisa berenang dan tenggelam, Fatah hanya bisa melihat karena sungai tersebut cukup dalam. Fatah lalu memanggil teman-temannya yang lain.

Warga yang berada di sekitar sungai kemudian ikut terjun menolong santri tersebut. Tetapi nahas, nyawa Ali sudah tidak bisa diselamatkan.

"Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Jenangan untuk dilakukan pemeriksaan," jelas dia.

Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Jenazah Ali dibawa ke rumah duka di Magetan dan dimakamkan.