Bus Pahala Kencana Tabrak Truk di Tol Ngawi Telan 1 Korban Jiwa

Kondisi bus Pahala Kencana yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Ngawi, Minggu (5/5 - 2019). (Istimewa/Polres Ngawi)
05 Mei 2019 13:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI – Satu orang meninggal dunia dan enam orang luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Solo-Ngawi Km 561-800 A, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/5/2019) dini hari. Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan yaitu bus Pahala Kencana dan truk boks.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yanto Mulyanto, mengatakan satu orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu adalah sopir bus Pahala Kencana, Kapi Setiawan, 50, warga Pemalang, Jawa Tengah. Selain itu, empat penumpang bus tersebut mengalami luka-luka.

"Satu korban meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka. Dari enam yang luka-luka itu, dua di antaranya pengemudi dan kernet truk boks," kata dia.

Dia menuturkan peristiwa nahas itu bermula dari bus Pahala Kencana berpelat nomor B 7980 IZ yang dikemudikan Kapi Setiawan melaju di Jalan Tol Solo-Ngawi dari arah Solo ke Madiun. Bus tersebut membawa penumpang 17 orang.

Searah di depan bus tersebut melaju truk boks berpelat nomor BE 9815 NF yang dikemudikan Basri.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kata AKP Mulyanto, pengemudi bus Pahala Kencana melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan arus lalu lintas di depannya.

Hingga akhirnya bus tersebut menabrak bagian belakang truk boks. Hingga akhirnya kedua kendaraan itu ringsek dan menabrak pembatas jalan di Jalan Tol Solo-Ngawi Km 561-800 A.

"Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit RSI Attien Husada Ngawi. Sopir bus Pahala Kencana, Kapi Setiawan meninggal saat sedang menjalani perawatan di RSI Attien Husada," jelas dia.

Inilah identitas enam orang yang mengalami luka-luka :

1. Basri, 49, pengemudi truk boks, Warga Labuan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur

2. Asep Saefudin, 35, kernet truk boks, warga Labuan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur

3. Nur Faidah, 32, warga Tangerang, mengalami pusing, mual, nyeri dada, dan nyeri bahu

4. Windawati, 25, warga Tengerang, mengalami lebam mata, pusing, dan nyeri dada

5. Samsul Asyudin, 30, warga Tangerang, mengalami luka di dahi, kepala bagian kanan dan kiri, xan pendarahan di hidung

6. Mih. Romli, 34, warga Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, mengalami patah tulang paha kanan

"Kerugian dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp50 juta," ujar Mulyanto.