Komisaris dan Direktur PT KAI Tinjau Stasiun di Pulau Jawa, Demi Apa?

Direktur SDM dan Umum PT KAI, R. Ruli Adi, memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Daop VII Madiun, Rabu (24/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
24 April 2019 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Jajaran direksi dan komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan inspeksi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa menggunakan kereta khusus atau KA Inspeksi. Inspeksi ini untuk memastikan kesiapan di masing-masing stasiun dalam menyambut momen Lebaran 2019.

Inspeksi yang dilakukan jajaran direksi dan komisaris PT KAI ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 23 April hingga 25 April 2019.

Direktur SDM dan Umum PT KAI, R. Ruli Adi, mengatakan kegiatan inspeksi untuk melihat sejauh mana kesiapan moda kereta api dalam menghadapi angkutan Lebaran tahun ini.

Pihaknya memeriksa mulai kesiapan jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM KAI harus benar-benar dipastikan siap dalam melayani penumpang pada masa angkutan Lebaran.

"Saya meminta kepada seluruh pegawai KAI supaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Khususnya selama momen Lebaran 2019," jelas dia saat melakukan inspeksi di Stasiun Madiun, Rabu (24/4/2019).

Ruli Adi menambahkan dalam perjalanan inspeksi ini juga dilakukan identifikasi terhadap titik-titik rawan yang harus dijaga ketat. Hal ini mengingat arus perjalanan kereta api semakin padat saat momen Lebaran.

"Titik rawan itu seperti di daerah rawan banjir, tanah longsor, pelemparan batu, hingga vandalisme," ujar Ruli.

PT KAI akan menyiagakan petugas pemeriksa jalur tambahan, penjaga jalan lintasan tambahan, serta petugas pengamanan tambahan yang bekerja sama dengan TNI-Polri.

Selain itu, PT KAI juga menyediakan alat serta material yang ditempatkan di titik-titik tertentu sehingga jika dalam keadaan darurat perbaikan bisa segera dilakukan.

Ada dua KA Inspeksi yang perjalanan keduanya dimulai dari Stasiun Gambir. KA Inspeksi generasi 3 yang melalui Stasiun Bandung, Purwokerto, Tegal, Semarang, Solo, Madiun, Blitar, Malang, hingga Stasiun Surabaya Gubeng.

Sedangkan lintas utara Jawa menggunakan KA Inspeksi generasi 2 yaitu melalui rute Stasiun Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Gubeng, Jember, hingga Stasiun Banyuwangi.

Lebih lanjut, PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari mulai tanggal 26 Mei hingga 16 Juni 2019. PT KAI menyiapkan 406 perjalanan selama angkutan Lebaran.

"Melalui persiapan yang matang, kita harapkan moda transportasi KA selama masa angkutan Lebaran 2019 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali," ujar dia.

Dalam inspeksi ini jajaran komisaris turut serta yakni Riza Primadi, Pungky Sumadi, dan Freddy Harris. Sedangkan jajaran direksi yaitu Direktur Pengelolaan Sarana Azhari, Direktur SDM dan Umum R. Ruli Adi, Direktur Logistik dan Pengembangan Bambang Eko Martono, Direktur Manajemen Aset dan TI Herfini Haryono, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Danto Restyawan, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjenka Kemenhub Zulmafendi, dan Investigator KA KNKT Suprapto. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya