Sikatan Daya Digelar, Penerbang Tempur Berlatih Mengebom di Lumajang

Penerbang tempur bersiap mengikuti latihan Sikatan Daya 2019 di Lanud Iswahjudi, Senin (22/4 - 2019). (Istimewa/Lanud Iswahjudi)
23 April 2019 08:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Puluhan prajurit TNI AU Lanud Iswahjudi memasuki masa latihan antarsatuan Sikatan Daya tahun 2019.

Para penerbang tempur ini nantinya akan berlatih pengeboman dan penembakan di Air Weapon Range (AWR) Pandan Wangi, Lumajang, Jawa Timur.

Latihan Antar Satuan Koopsau II Sikatan Daya ini dibuka oleh Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsda TNI Henri Alfiandi, Senin (22/4/2019) di Lanud Iswahjudi.

Pangkoopsau II, Marsda TNI Henri Alfiandi, mengatakan rangkaian latihan Sikatan Daya 2019 dibagi menjadi dua tahap. Yaitu latihan gladi posko dan dilanjutkan dengan tactical air manouvering game (TAMG) dan puncaknya akan dilakukan kegiatan manuver lapangan.

Dia menuturkan latihan Sikatan Daya ini untuk menguji kesiapan satuan-satuan yang berada di jajaran Koopsau II. Untuk pelaksanaan manuver lapangan, para pelaku latihan akan memulai kegiatan latihan posko.

"Melalui latihan posko, diharapkan akan terjalin suatu koordinasi yang lebih baik serta akan dicapai tingkat keterpaduan di antara prajurit," kata Pangkoopsau II.

Dia meminta kepada seluruh prajurit yang mengikuti latihan Sikatan Daya ini untuk bisa serius dan penuh rasa tanggung jawab selama pelaksanaan latihan berlangsung.

Latihan ini juga sebagai bentuk kesiapan mendukung Angkasa Yudha tahun 2019.

Latihan Sikatan Daya ini terbagi menjadi dua tahapan. Untuk gladi posko akan melibatkan Skadron Udara 11 Makassar saat Manlap tanggal 30 April sampai 2 Mei 2019.

Untuk pesawat yang digunakan selama latihan berlangsung yaitu T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3, Pesawat Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanudin Makassar.

"Mereka akan melaksanakan pengeboman dan penembakan di Air Weapon Range Pandan Wangi Lumajang. Area ini digunakan Lanud Iswahjudi, Lanud Abdurrachman Saleh, Lanud Hasanudin Makasar, dan AWE Takalar," terang dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya