Siapapun Pemenang Pemilu, Masyarakat Madiun Jangan Kerahkan Massa!

Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu bersama Wakapolda Jawa Timur Brigjen Polisi Toni Harmanto meninjau TPS 7 di Jl. Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, Rabu (17/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
18 April 2019 07:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Masyarakat Kota Madiun, Jawa Timur, diminta untuk tidak menggelar kegiatan yang berlebihan dan berpotensi melanggar ketertiban umum terkait hasil Pemilu 2019 yang baru saja selesai dilaksanakan Rabu (17/4/2019).

"Intinya tidak boleh ada pengerahan massa. Tidak boleh ada kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Siapapun pemenang dalam Pemilu 2019," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, saat meninjau TPS 07 di Jl. Merak Kota Madiun, Rabu pagi.

Nasrun menuturkan pihaknya telah menurunkan 420 personel untuk mengamankan kondisi Kota Madiun pada Rabu ini. Menurutnya, dalam Pemilu 2019 tidak ada TPS di Kota Madiun yang rawan gangguan keamanan.

Sementara itu, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Polisi Toni Harmanto meyakini kegiatan pemungutan surat suara dan penghitungan surat suara di Kota Madiun berjalan lancar.

Dia menyampaikan saat ini ada lima daerah di Jawa Timur yang terindikasi rawan politik uang. Sedangkan di Kota Madiun, dia mengklaim aman dari praktik haram itu.

"Untuk wilayah Madiun saya yakin aman. Karena kapolres bersama pihak terkait setempat telah memanage semuanya dengan baik," jelas dia saat meninjau pelaksanaan pemilihan di TPS 03 di Jl. Barito dan di TPS 07 di Jl. Merak Kota Madiun. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya