25 TPS Kota Madiun Rawan Kecurangan Pemilu 2019

Ilustrasi simulasi pemilu. (Bisnis/Rachman)
17 April 2019 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Madiun, Jawa Timur, mengawasi lebih ketat sekitar 25 dari 605 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah setempat karena termasuk kategori rawan praktik kecurangan pemilu.

"Kami sudah mengajukan enam dari 25 TPS tersebut ke pusat untuk diganti lokasinya dan disetujui," ujar Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, kepada wartawan di Madiun, Selasa (16/4/2019).

Namun demikian, Kokok tak bersedia menyebutkan lokasi 25 TPS yang masuk dalam kategori rawan kecurangan tersebut.

Kokok Heru Purwoko menjelaskan ada 15 indikator yang menjadikan TPS masuk dalam kategori rawan, di antaranya lokasi TPS berada dekat dengan tim kampanye pelaksana pemilu dan juga kurang layak untuk kaum disabilitas.

"Selain itu, TPS mungkin berada dekat dengan posko tim kampanye dan rumah calon anggota legislatif. Serta dari segi keamanan, apakah pemilu-pemilu sebelumnya di situ ada gangguan keamanan atau tidak," tutur Kokok.

Bawaslu Kota Madiun juga bakal memperketat pengawasan terhadap 89 TPS yang terdapat peserta dari daftar pemilih tambahan (DPTb).

"Yang jadi titik berat kami adalah adanya TPS yang di situ ada kemungkinan DPTb. Karena DPTb itu, kalau petugas KPPS [Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara] tidak cermat bisa jadi masalah," ucapnya.

lebih lanjut, Kokok menerangkan dalam kondisi biasa, saat datang ke TPS pemilih akan mendapatkan lima surat suara, yakni surat suara pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPR Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten. Sedangkan peserta pemilih tambahan tidak mendapatkan surat suara penuh.

"Yang jelas DPTb tidak dapat lima kartu surat suara. Bisa empat, bisa tiga, bisa dua, dan bahkan hanya satu, kalau yang bersangkutan berasal dari luar provinsi," kata mantan komisioner KPU Kota Madiun itu.

Kokok meminta warga Kota Madiun ikut aktif dalam mengawasi praktik kecurangan di TPS dan lingkungan sekitarnya. Hal itu agar Pemilu 2019 di Kota Madiun dapat berjalan aman dan lancar.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara