Ratusan Tabloid Berisi Visi-Misi Capres Tersebar di Madiun Jelang Coblosan

Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jawa Timur, Muh. Ikhwanudin Alfianto, (dua dari kiri) memegang tabloid Swara Indonesia Raya yang tersebar di Kota Madiun, Selasa (16/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
16 April 2019 15:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 715 eksemplar tabloid Swara Indonesia Raya berisi foto beserta visi misi pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditemukan tersebar di wilayah Kota Madiun. Tabloid tersebut diduga sengaja disebar pada masa tenang menjelang hari pencoblosan oleh seseorang.

Koordinator Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Muh. Ikhwanudin Alfianto, mengatakan Bawaslu Kota Madiun telah melakukan patroli pengawasan di wilayahnya. Hasilnya ditemukan, petugas menemukan 715 eksemplar tabloid dan tersebar di 15 titik, Senin (15/4/2019) malam.

Dia menuturkan tabloid itu ditemukan di pos ronda di lima belas titik yang tersebar di Kota Madiun.

Pos ronda tersebut di RT 010, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Kelurahan Tawangrejo, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Jl. Pelita Tama Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Kartoharjo, Kelurahan Winongo, dan Kelurahan Kejuron.

"Tabloid itu ditemukan di 15 titik. Per titik ditemukan satu bendel dengan jumlah rata-rata 50 eksemplar," kata dia di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Selasa (16/4/2019).

Ikhwanudin menuturkan tabloid Swara Indonesia Raya itu berisi foto capres cawapres Prabowo-Sandiaga lengkap dengan visi-misi. Ratusan tabloid tersebut dikirim diamankan karena saat ini memasuki masa tenang sebelum pencoblosan.

"Karena ini tabloidnya ada gambar paslon dan ada visi misi-nya. Jadi ini ada indikasi kampanye sehingga kita amankan. Apalagi di masa tenang kan memang tidak boleh ada kampanye," jelas dia.

Menurutnya, Bawaslu masih harus melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini apakah ada pelanggaran pada masa tenang ini atau tidak. Saat ini Bawaslu belum mengetahui siapa penyebar tabloid tersebut.

Namun, jelas Ikhwanudin, Bawaslu sudah mengantongi nama yang diduga terlibat dalam penyebaran tabloid tersebut. Karena di dalam tabloid itu terpampang stempel yang bertuliskan Harryadin Mahardika Caleg DPR RI Gerindra Dapil Jawa Timur Dapil VIII Madiun, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto.

Untuk saat ini, tabloid Swara Indonesia Raya hanya tersebar di Kota Madiun. Belum ada laporan dari daerah lain terkait penyebaran tabloid ini.

"Siang ini nanti akan memanggil timnya [Mahardika]. Karena adanya petunjuk stempel yang tertera dalam tabloid itu," jelas dia.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan Bawaslu mengamankan ratusan tabloid itu sebelum tersebar ke masyarakat. Dia mengklaim tabloid tersebut belum ada yang tersebar di masyarakat.

"Kita amankan dulu sebelum tersebar. Karena hari tenang tidak boleh ada gambar maupun visi misi paslon," jelas dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya