Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Menangis dan Bilang: Saya Spontan

Polisi tunjukkan tersangka pelaku mutilasi mayat dalam koper (detikcom)
15 April 2019 21:20 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Salah satu tersangka kasus pembunuhan mutilasi mayat dalam koper Budi Hartanto, 28, warga Kediri, Aris Sugianto (AS), 34, menangis sesenggukan saat polisi menggelar jumpa pers di hadapan wartawan.

Dia pun menjelaskan alasan membunuh kekasihnya, Budi Hartanto  Aris mengaku awalnya tidak bermaksud membunuh korban.

Aris pun mengaku sebenarnya tak tega membunuh kekasihnya, namun kejadian ini dilakukan secara spontan. Kepada polisi, Aris mengaku dia juga menangis saat mengeksekusi pacarnya.

"Saya ingin menyampaikan ke keluarga korban minta maaf sebesar-besarnya. Saya ndak ada rasa tega atau gimana, saya spontan saja," kata Aris saat rilis di Mapolda Jatim Jl. Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4/2019), seperti dikutip dari Detikcom.

Lebih lanjut, Aris pun mengaku sangat menyesal. Dia mendoakan, arwah kekasihnya bisa mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.

"Sekali lagi saya meminta maaf kepada keluarga korban, saya di sini hanya bisa menyesal dan menangis. Semoga arwah korban diampuni dosa-dosanya serta ditempatkan dengan orang-orang yang beriman, amin," lanjut Aris.

Diberitakan, kasus pembunuhan mulanya diketahui saat warga Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper di antara semak-semak dekat sungai, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Rabu (3/4/2019). Koper itu ditemukan pencari rumput di desa sekitar.

Saat ditemukan, di dalam koper terdapat mayat yang tidak memakai pakaian dan tanpa kepala. Setelah ditelusuri, kepala korban ditemukan tersangkut ranting bambu di bantaran sungai kawasan Desa Bleber, Kediri.

Pada Jumat (12/4/2019) kepala mayat dalam koper Budi Hartanto ditemukan. Itu setelah polisi menangkap dua pelaku pembunuhan dan mutilasi, Azis Prakoso (AJ), 23, dan AS. Kepala tersebut ditemukan di pinggir Sungai Karanggondang tersangkut ranting bambu.

Polisi juga menemukan motor korban di rumah eksekutor mutilasi, AS di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. AS ditangkap di Jakarta saat melarikan diri, Kamis (11/4/2019). Sedangkan AJ diamankan di rumahnya Jl. Merak Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jumat (12/4/2019).

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Detikcom