Polda Jatim Bentuk Tim Money Politic, Ini Tugasnya

Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan. (tribratanewspoldajatim.com)
15 April 2019 19:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SITUBONDO -- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) membentuk tim khusus yang bertugas mengawasi dan mengantisipasi terjadinya praktik politik uang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Tidak akan ada 'serangan fajar' [politik uang], kami sudah siapkan tim money politic'," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat berkunjung ke Polres Situbondo, Jawa Timur, Minggu (14/4/2019) sore.

Mengenai kerawanan, ia menyebutkan ada beberapa daerah di Jawa Timur yang rawan, di antaranya Madura, Pasuruan, Probolinggo, dan Bondowoso, termasuk Situbondo juga menjadi prioritas pengamanan.

"Kami sudah mengecek beberapa daerah rawan tersebut, termasuk Situbondo. Alhamdulillah, Kapolres Situbondo bersama Dandim 0823/Situbondo settingan-nya sudah tepat dan penempatannya sudah sesuai titik kerawanan," ujarnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi kerawanan Pemilu 2019, lanjut Kapolda Jatim, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli bersama TNI dan memberikan penyuluhan serta memperkuat pengamanan di wilayah tersebut.

Kapolda Jatim juga memerintahkan jajarannya agar menjunjung tinggi netralitas dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat menyalurkan hak pilihnya pada 17 April 2019.

"Saya berharap masyarakat memberikan hak pilihnya tanpa rasa takut dan intimidasi," ucapnya.

Luki Hermawan menambahkan memasuki masa tenang, alat peraga kampanye harus bersih, apalagi yang berada di beberapa tempat yang dilarang, seperti tempat pendidikan dan mushala serta sekitar tempat pemungutan suara (TPS).

Kapolda juga menekankan dalam pelaksanaan pengamanan di TPS, semua anggota harus memahami tupoksi pengamanan serta mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Selain itu, kepolisian setempat diminta selalu berkoordinasi dengan TNI dan Linmas, sehingga dalam pelaksanaan pemungutan suara nanti dapat berjalan lancar, aman, damai, dan kondusif.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara