Disdik Ponorogo Surati Telkom dan PLN, Ada Apa?

Suasana Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK). (M. Ferri Setiawan )
13 April 2019 16:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ponorogo mengirim surat kepada pimpinan PT Telkom dan PLN terkait penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs.

Surat itu berisi permintaan kepada Telkom dan PLN supaya selama pelaksanaan UNBK tidak mengalami permasalahan.

UNBK tingkat SMP/MTs akan berlangsung pada tanggal 22-25 April 2019. Peserta UNBK di Ponorogo untuk tingkat SMP/MTs sekitar 13.000 anak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Tutut Erliana mengatakan pihaknya berharap PT Telkom dan PLN itu bisa diajak bekerja sama untuk kesuksesan UNBK.

"Kedua perusahaan tersebut memiliki peran yang sangat vital dalam pelaksanaan UNBK. Kami minta selama UNBK tidak ada persoalan. Kami lengkapi dengan jadwal UNBK. Sehingga anak-anak peserta ujian tidak menemui persoalan teknis seperti listrik padam dan jaringan internet putus," jelas dia, Jumat (12/4/2019).

Tutut menjelaskan Telkom memiliki peran penting sebaga penyedia jaringan internet. Sedangkan PLN memiliki peran vital kaitannya dengan keamanan listrik selama ujian berlangsng.

“Mengapa keduanya begitu penting? Karena pada tahun ini, 100 persen atau seluruh SMP dan MTs di Ponorogo melaksanakan ujian berbasis komputer ini,” kata dia seperti yang dikutip Madiunpos.com dari siaran pers.

Pada tahun ini, kata dia, seluruh SMP dan MTs di Ponorogo menggelar UNBK. Sekolah yang jumlah komputernya tidak cukup bisa menumpang di SMA/SMK di Madiun.

“Dindik juga mengangkat sejumlah orang untuk menjadi helpdesk sehingga anak-anak akan lebih nyaman dalam menjalankan ujian. Karena itu kami yakin tingkat kelulusan anak-anak didik kita tingkat SMP ini mencapai 100%,” jalur dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya