Bupati Madiun Berjanji SMPN 2 Kare yang Jadi Sarang Kelelawar Diperbaiki Tahun Ini

Kondisi salah satu ruang kelas SMPN 2 Kare yang rusak dan dijadikan sarang kelelawar, Rabu (10/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
12 April 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun berencana merenovasi gedung SMPN 2 Kare yang saat ini kondisinya memprihatinkan. Pemkab Madiun sudah menganggarkan dana renovasi sekolah tersebut pada tahun anggaran 2019.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah ruangan di SMPN 2 Kare mengalami kerusakan seperti plafon yang rusak, papan nama yang rusak, tiangnya keropos, hingga menjadi sarang kelelawar.

Bupati Madiun Ahmad Dawami menyampaikan dirinya sudah menerima laporan mengenai sekolah rusak tersebut. Dia menegaskan untuk biaya perbaikan sekolah tersebut sudah dianggarkan pemkab melalui APBD 2019.

"Direhab tahun ini untuk anggarannya dari APBD Kabupaten Madiun," kata dia di Pusat Pemerintaan Kabupaten Madiun di Mejayan, Jumat (12/4/2019).

Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami, menuturkan setiap tahun anggaran untuk perbaikan sekolah sudah ada. Namun, untuk perbaikan gedung sekolah memang menggunakan skala prioritas terkait kerusakannya.

"Kan menggunakan skala prioritas. Ada yang lebih parah kerusakannya," ujar Kaji Mbing. (baca juga: Duh, Plafon SMPN 2 Kare Madiun Madiun Jadi Sarang Kelelawar)

Dia menolak adanya anggapan sekolah pinggiran tidak diperhatikan oleh pemerintah. Menurut dia, pemerintah membangun justru dari pinggiran.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Nurokhim, menyampaikan pihaknya belum mengetahui secara detail kerusakan SMPN 2 Kare tersebut. Pihaknya berencana mengunjungi sekolah tersebut seusai pelaksanaan Pemilu 2019.

Dia menuturkan seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun menginventarisasi sekolah-sekolah yang rusak. Setelah itu dipetakan mana sekolah yang mengalami kerusakan paling patah.

"Sekolah yang kerusakannya cukup parah itu yang diprioritaskan untuk direnovasi," ujar dia, Jumat.

Nurokhim menjelaskan pada tahun 2018 anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan gedung sekolah senilai Rp9 miliar.

"Untuk tahun ini jumlahnya DAK kurang tahu. Saya sarankan untuk perbaikan gedung sekolah dilakukan secara prioritas," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya