Sudah Ground Breaking, IMB Hotel Ibis Madiun Ternyata Belum Turun

Wali kota Madiun Sugeng Rismiyanto bersama owner Hotel Ibis Madiun Andi Halim (berbaju batik) melepaskan dua burung merpati sebagai tanda peletakan batu pertama pembangunan gedung Hotel Ibis Madiun, Kamis (11/4 - 2019). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
12 April 2019 04:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pembangunan Hotel Ibis Madiun segera dimulai setelah dilakukan peletakan batu pertama atau ground breaking Kamis (11/4/2019). Namun, pembangunan hotel bintang tiga itu masih terkendala karena izin mendirkan bangunan (IMB) belum turun.

Peletakan batu pertama dihadiri secara langsung Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto. Selain itu juga hadir Vice President AccorHotel untuk Indonesia, Rido Kondo, owner Hotel Ibis Madiun Andi Halim, dan Dirut Operasional PT Sukses Jaya Land, Andik Kuswandi.

Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto menyampaikan saat ini perizinan untuk Hotel Ibis sudah ada. Namun, masih ada izin yang belum dipenuhi yaitu IMB.

"IMB masih proses. Untuk amdal sudah ada," kata Wali Kota saat ditanya wartawan terkait perizinan Hotel Ibis Madiun seusai mengikuti peletakan batu pertama rencana pembangunan Hotel Ibis Madiun di Jl. Nori, Manguharjo, Kota Madiun.

Sugeng berharap dengan hadirnya hotel berbintang tiga itu bisa menyerap tenaga kerja lokal dan menjadi penunjang pendapatan asli daerah (PAD).

Dia menyampaikan Kota Madiun merupakan kota pengembangan wilayah barat Jawa Timur. Sugeng berharap keberadaan Hotel Ibis ini bisa menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Madiun.

Dirut Operasional PT Sukses Jaya Land, Andik Kuswandi, menuturkan saat ini IMB Hotel Ibis Madiun memang belum turun. Namun, ia berdalih IMB bangunan hotel tersebut sudah diajukan dan tinggal menunggu turun.

Dia menyampaikan seluruh persyaratan pendirian bangunan hotel sudah dikantongi. Seperti amdal, izin ketinggian, dampak banjir, struktur bangunan tahan gempa, semua sudah ada. Andik meyakini IMB tersebut akan turun dalam waktu dekat.

"Untuk IMB masih proses. Saat ini prosesnya kan melalui online ya melalui Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG). Ini masih antre," kata dia saat jumpa pers.

Andik menuturkan saat ini baru peletakan batu pertama pembangunan Hotel Ibis Madiun. Namun, untuk proses pengerjaan masih akan menunggu sampai seluruh perizinan selesai.

Ditargetkan, pembangunan hotel yang nilai investasinya mencapai Rp80 miliar itu akan rampung pada tahun 2021. Rencananya Hotel Ibis Madiun dibangun dengan luas bangunan 7.777 meter persegi dengan sepuluh lantai dan total kamar ada 154 unit. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya