Madura Didorong Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Garam

Pekerja menyelesaikan pembuatan garam tradisional. (Antara - Adeng Bustomi)
08 April 2019 19:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pulau Madura di Jawa Timur (Jatim) akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Garam karena dinilai memiliki potensi tinggi dalam memproduksi garam nasional.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat membuka Forum Group Discussion (FGD) KEK Garam di Universitas Trunojoyo Madura mengatakan Madura memiliki potensi besar dalam produksi garam mengingat selama ini Madura telah berkontribusi 60% dari total produksi garam nasional.

“Namun untuk menuju KEK Garam diperlukan dukungan dari banyak pihak termasuk Universitas Trunojoyo Madura (UTM) harus mampu menjadi pilar pengembangan Pulau Madura ini,” katanya dalam rilis, Senin (8/9/2019).

Emil Dardak mengatakan produksi garam di Madura masih membutuhkan teknologi tinggi yang mampu mengatasi masalah kerentanan terhadap kondisi cuaca, misalnya seperti flow down technology system yang sedang diujicobakan.

“Kami berharap Madura ini juga bisa menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) Garam yang memiliki science technopark atau taman teknologi yang menjadi rujukan daerah lain, karena yang namanya PUI Garam ya harus di Pulau Garam,” imbuh suami Arumi Bachsin itu.

Rektor UTM Muh. Syarif mengatakan pengembangan KEK Garam di Madura merupakan inisiatif strategis UTM dalam pengembangan teknologi dan bisnis.

Saat ini sudah ada 4 ha lahan di Kabupaten Pamekasan yang diakusisi UTM untuk dijadikan sebagai fasilitas laboratorium terpadu. “Dari luas tersebut termasuk 1 ha lahan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan yang disinergikan dengan kami untuk pengembangan produksi garam,” katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Bisnis.com