GP Ansor Madiun Deklarasikan Rabu Putih Demi Perangi Hoaks

Puluhan anggota GP Ansor Madiun mendeklarasikan gerakan Rabu Putih, Senin (1/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
01 April 2019 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Madiun mendeklarasikan gerakan Rabu Putih demi menyukseskan Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang.

Ketua GP Ansor Kabupaten Madiun, Khotamil Anam, mengatakan gerakan ini merupakan instruksi dari pengurus pusat GP Ansor. Gerakan ini muncul karena adanya isu terkait kerusuhan dan intimidasi dari kelompok tertentu pada Pemilu 2019.

"Kami memandang fenomena maraknya hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian telah mengakibatkan masyarakat terbelah dan mulai timbul rasa saling tidak percaya di tengah masyarakat. Jika hal demikian dibiarkan terus berlangsung maka akan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," jelas dia seusai deklarasi Rabu Putih di Madiun, Senin (1/4/2019).

Anam mengajak masyarakat Indonesia untuk memerangi hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian. Selain itu dia mengajak masyarakat untuk menciptakan kesejukan 16 hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2019.

Masyarakat juga diminta tidak khawatir akan adanya intimidasi dari kelompok tertentu saat pelaksanaan Pemilu nanti. GP Ansor juga mendorong Polri dan TNI untuk bertindak profesional dalam menjamin stabilitas politik dan keamanan Pemilu.

"Kami menginstruksikan kepada semua kader Ansor dan Banser untuk membantu Polri dan TNI mengamankan situasi hari pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS-TPS seluruh Madiun," jelas Anam.

Gerakan ini, ungkap dia, juga bertujuan untuk memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada 17 April besok secara bebas, nyaman, dan tanpa rasa takut atau merasa terintimidasi oleh kelompok mana pun.

Komandan Banser Jawa Timur, Yunianto Wahyudi, mengatakan Rabu Putih merupakan gerakan yang diinisiasi pimpinan pusat GP Ansor. Gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019.

"Kita minta jaringan Ansor dan Banser yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS. Untuk warga difabel bisa dijemput untuk menggunakan hak pilihnya," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya