Workshop Inka di Banyuwangi Rp1,6 Triliun Mulai Dibangun

Para pejabat mulai Bupati Banyuwangi hingga Dirut PT Inka berfoto seusai groundbreakingworkshopInka di Banyuwangi, Minggu (31/3 - 2019). (Istimewa/PT Inka)
01 April 2019 15:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- PT Industri Kereta Api (Inka) mulai membangun workshop manufaktur baru di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada April 2019. Workshop milik PT Inka di Banyuwangi itu akan dibangun di lahan seluas 83,49 hektare.

SM Humas Sekretaris dan Protokoler PT Inka, Hartono, mengatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan workshop manufaktur di Banyuwangi telah dilaksanakan pada Minggu (31/3/2019). Dengan peletakan batu pertama itu menandakan pembangunan workshop dimulai awal April ini.

Hartono menuturkan pembangunan workshop dimulai setelah seluruh proses peralihan lahan selesai serta proses perizinan juga telah rampung. "Seluruh persiapan dan perizinan telah ada. Jadi pembangunan dimulai," kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Senin (1/4/2019).

Hartono menyampaikan workshop PT Inka di Banyuwangi menempati lahan seluas 83,49 hektare. Untuk total nilai investasi yang dikucurkan dalam pembangunan ini yakni mencapai Rp1,6 triliun.

Workshop di Banyuwangi nantinya digunakan untuk pengembangan kapasitas manufaktur perekeretaapian modern. "Kami menargetkan untuk pembangunan tahap pertama ini akan selesai pada semester pertama tahun 2020," jelas dia.

Hartono mengklaim proses peralihan lahan untuk pembangunan workshop berjalan lancar. Pemkab Banyuwangi pun terbuka dan mendukung terhadap pembangunan workshop tersebut.

Peletakan batu pertama pembangunan workshop PT Inka ini dihadiri Sekretaris Menteri BUMN Imam Apriyanto Putro, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis Fajar Hary Sampurno.

Hadir pula Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Bapak Wahyu Kuncoro, Staf Khusus Menteri BUMN Ibu Wianda Pusponegoro, Direktur Utama PT Inka (persero) Budi Noviantoro dan beberapa Direktur dari BUMN lainnya.

PT Inka juga menyerahkan corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat Banyuwangi senilai Rp5,587 miliar. Program CSR ini merupakan sinergi PT Inka dengan beberapa BUMN seperti PT Telkom, PT Bank Mandiri, PT BNI, PT BRI, PT Pertamina, PT Pelindo III, PT KAI, PT PLN, PT Jasindo, PTPN XII, dan PT Adhi Karya.

Untuk kegiatan CSR di Banyuwangi itu terdiri dari bantuan mobil ambulance dari Inka dan BRI, bantuan pembangunan gedung pertemuan Taman Sari oleh BRI, bantuan pembangunan fasilitas umum pondok pesantren Fathul Ulum oleh Inka dan BNI, bedah rumah 10 unit oleh Pelindo III, program rantang kasih 100 duafa selama 1 tahun oleh Inka.

Kemudian, bantuan pembinaan sanggar tari oleh PLN, bantuan fasilitas umum untuk sekolah dan musala oleh Inka, bantuan peralatan belajar SMK Andalusia oleh Mandiri, bantuan 10 MCK di area Ketapang oleh KAI, sembako murah 3000 paket oleh Inka dan 200 paket sembako murah oleh Jasindo, dan bantuan untuk renovasi masjid dan fasilitas umum oleh Adhi Karya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya