KPU Ngawi Tegaskan Sejumlah Larangan dalam Kampanye Terbuka

Ilustrasi kampanye (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
29 Maret 2019 22:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menegaskan sejumlah larangan dalam penyelenggaraan kampanye rapat umum dalam tahapan Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Wathoni, Kamis (28/3/2019), mengatakan lokasi yang dilarang untuk kampanye rapat umum meliputi Alun-alun Merdeka Ngawi, GOR Bung Hatta, Stadion Ketonggo, dan Gedung Eka Kapti.

"Titik kampanye terbuka bisa dilaksanakan di seluruh lapangan di Kabupaten Ngawi, kecuali lapangan yang berada di pinggir jalan raya lintas provinsi," kata Syamsul Wathoni.

Menurut dia, keempat lokasi tersebut tidak diperbolehkan untuk lokasi kampanye karena tempat tersebut merupakan aset pemerintah daerah dan merupakan fasilitas umum.

Dalam melaksanakan kampanye rapat umum, kata dia, juga tidak boleh menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

Selain itu, penggunaan lokasi untuk rapat umum dan kampanye bentuk lain juga harus mendapatkan persetujuan pengelola tempat sekurang-kurangnya 3 hari sebelum pelaksanaan.

Dia menambahkan massa peserta kampanye juga tidak boleh melanggar lalu lintas dan tidak boleh memasuki rute wilayah daerah pemilihan lain.

Lebih lanjut, dia membeberkan sebanyak 49 lokasi diperbolehkan untuk kampanye rapat umum.

"Sebanyak 49 lokasi kampanye tersebut, tersebar di 19 kecamatan. Secara umum, lokasi kampanye rapat umum tersebut berupa lapangan di tiap desa ataupun kecamatan yang tidak bersinggungan dengan jalur provinsi," kata Wathoni.

Ia berharap para peserta pemilu dan tim suksesnya memperhatikan aturan main dalam kegiatan rapat umum sehingga pelaksanaannya berjalan lancar.

Pemilihan umum serentak ,17 April 2019, memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD, serta pasangan calon presiden/ wakil presiden periode 2019 s.d. 2024. Sesuai dengan tahapan, kampanye terbuka bagi para peserta Pemilu 2019 berlangsung selama 21 hari, mulai 24 Maret hingga 13 April 2019.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara