Kepala Daerah Mataraman Ramai-Ramai Curhat ke Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seusai bertemu dengan kepala daerah wilayah Mataraman di Bakorwil Madiun, Kamis (28/3 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
28 Maret 2019 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan sejumlah kepala daerah di wilayah Mataraman di Bakorwil Madiun, Kamis (28/3/2019). Gubernur ingin mengetahui kebutuhan dan perkembangan wilayah barat Jawa Timur ini.

"Ini adalah upaya untuk bisa menajamkan fokus program yang kira-kira bisa memberikan nilai tambah baik secara ekonomi, jejaring, konektivitas dari satu kabupaten ke kabupaten lain. Bahkan konektifitas dari satu provinsi ke provinsi lain dengan menggali produk unggulan dan kebutuhan mereka," kata Khofifah kepada wartawan.

Melalui forum ini, Khofifah mengaku mendengar keinginan pimpinan di wilayah. Dia mencontohkan wali kota Kediri yang mengusulkan untuk menghidupkan kembali Rumah Sakit Gambir meski saat ini sudah ada rumah sakit baru untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Melalui pertemuan ini, ungkap dia, juga bisa dipertemukan antara dua wilayah yang saling membutuhkan bantuan. Seperti di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk mengenai persoalan kebutuhan air. Di wilayah Nganjuk membutuhkan air untuk kebutuhan pertanian dan di wilayah Kediri terdapat sumber air.

Permasalahan-permasalahan yang ada di daerah nantinya bisa dipetakan. Sehingga pemerintah provinsi lebih mudah dalam membuat program lebih detail.

Lebih lanjut, Khofifah juga mendapatkan keluhan dari Magetan mengenai keinginan dibangunnya kembali wisata Sarang Sari. Lain lagi keinginan perubahan nama Stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan.

"Itu di luar kewenangan pemerintah provinsi. Tapi itu kan sesuatu yang possible untuk didiskusikan," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya