KPU Ngawi Lakukan Ini Jika Surat Suara Pengganti Telat Datang

Sejumlah pekerja melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
28 Maret 2019 12:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Proses sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 untuk Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditarget rampung  akhir Maret.

"Kami sudah koordinasi dengan petugas yang menangani penyortiran. Kalau tidak ada kendala, akhir minggu ini selesai," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi Syamsul Wathoni kepada wartawan di Ngawi, Rabu (27/3/2019).

Dia menambahkan pihaknya harus memastikan kebutuhan surat suara pengganti yang rusak setelah disortir agar tiba tepat waktu.

Syamsul Wathoni meminta kepada petugas percetakan agar nantinya paling lambat tanggal 5 April KPU Ngawi sudah menerima surat suara penggantinya.

Jika ternyata nantinya molor, pihaknya telah melakukan sejumlah alternatif agar semua logistik pemilu tiba di tempat pemngutan suara (TPS) tepat waktu.

"Jika molor, kami sudah siapkan antisipasinya. Nanti wilayah terdekat ditinggal dulu untuk menunggu surat suara pengganti itu," kata dia.

KPU Ngawi, lanjutnya, juga selalu melakukan pelaporan terbaru jumlah surat suara yang rusak ke KPU Jawa Timur. Diharapkan ketika proses penyortiran selesai, percetakan sudah memiliki gambaran berapa kebutuhan surat suara yang harus diganti.

Ia berharap tidak ada kendala dalam proses penyortiran surat suara yang terakhir ini, termasuk faktor cuaca buruk, mengingat pengerjaannya dilakukan di luar gedung.

Meski demikian, ia memastikan sejauh ini kondisinya aman, karena sudah diantisipasi dengan memasang penutup terpal.

"Kami yakin kalau proses penyortiran ini selesai tepat waktu. Target waktu akhir bulan ini masih bisa dikejar, tinggal bagaimana nanti di percetakannya," tambahnya.

Menurut data KPU Ngawi, jumlah surat suara pemilu yang diterima sebanyak 1.393.388 lembar.

Pemilihan Umum serentak yang digelar 17 April 2019 akan memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD, serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Sumber : Antara