Investor Tanamkan Rp5 Triliun ke Kota Madiun 10 Tahun Terakhir

Peserta menyimak pemateri dalam Sosialisasi PP No. 24 tahun 2018 dan Launching Perizinan Online Daerah atau Mass (Madiun Kota Single Submision) di Hotel Aston Madiun, Rabu (27/3 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
27 Maret 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Nilai investasi masuk ke Kota Madiun sekitar sepuluh tahun terakhir mencapai Rp5 triliun. Investasi paling besar di bidang perdagangan dan jasa.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Madiun, Harum Kusumawati, mengatakan investasi dalam sepuluh tahun terakhir yaitu mulai tahun 2009 hingga 2018 di Kota Madiun menunjukkan tren positif.

Nilai investasi yang masuk fluktuatif setiap tahun.

"Kalau total investasinya mencapai Rp5 triliun sampai tahun 2018. Untuk awal 2019, investasi yang masuk sudah Rp260 miliar," jelas dia seusai Sosialisasi PP No. 24 tahun 2018 dan Launching Perizinan Online Daerah atau Mass (Madiun Kota Single Submision) di Hotel Aston Madiun, Rabu (27/3/2019).

Harum menyampaikan paling tinggi investasi ada di tahun 2017 yaitu Rp1,3 triliun. Sedangkan pada tahun 2018 total investasi masuk Rp900 miliar lebih.

Pada tahun 2019 ini, Hotel Ibis akan masuk dan mulai dibangun. Rencananya, April nanti pembangunan hotel tersebut akan dimulai.

Nilai investasi Hotel Ibis yang berlokasi di Jl. Agus Salim, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, itu mencapai Rp80 miliar. Hotel bintang empat itu nantinya berdiri dengan delapan lantai.

Untuk proses perizinan, kata Harum, seluruh perizinan mulai amdal, izin gangguan, hingga izin ketinggian dari Lanud Iswahjudi sudah dipenuhi.

"Untuk target investasi yang masuk pada tahun ini hanya Rp366 miliar," ujar Harum. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya