Polres Tulungagung Luncurkan Layanan Jenguk Tahanan Via Video Call

Ilustrasi sel tahanan. (vice.com)
25 Maret 2019 18:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung, Jawa Timur, meluncurkan program besuk online bagi orang-orang yang keluarganya ditahan di mapolres setempat. 

Kapolres Tulungagung, AKP Tofik Sukendar, mengatakan dengan besuk online keluarga tahanan bisa melakukan komunikasi langsung dengan tahanan melalui aplikasi panggilan video.

"Apalagi untuk yang keluarganya jauh di luar kota, program ini saya rasa sangat membantu dan lebih efektif," kata Kapolres Tofik Sukendar saat dimintai konfirmasi, Senin (25/3/2019), seperti dilansir Antara.

Sementara ini, polisi menyediakan tiga unit telepon pintar yang digunakan untuk memberikan pelayanan kepada tahanan. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah fasilitas komunikasi ditambah.

"Untuk durasinya masih terbatas 10 menit, ini masih terus kami evaluasi efektivitasnya. Kemudian terkait jam besuk online ini sementara bisa dilakukan pukul 08.00 WIB-10.00 WIB, mungkin nanti jam pelayanannya bisa diubah menjadi selama jam dinas," imbuhnya.

Selain meluncurkan program besuk online, Polres Tulungagung juga meluncurkan pelayanan keliling terpadu SKCK online dan SIM Ceria. Kedua jenis layanan itu dijalankan dalam satu kendaraan besar.

"Seperti kita tahu bahwa saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan SKCK tapi tidak punya waktu untuk ke Polres, ini adalah solusinya," kata Tofik Sukendar.

Pelayanan satu atap keliling itu dilakukan pada malam hari, antara pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB. Khusus untuk pelayanan SIM hanya bisa untuk perpanjangan, sedangkan permohonan SIM baru harus tetap ke Satpas SIM Polres Tulungagung.

Salah seorang tahanan, Mohammad Wahyu Darmawan, mengaku cukup terbantu dengan program besuk online

"Ini sangat bermanfaat sekali, apalagi orang tua saya di Mojokerto, sehingga ini lebih efektif dan murah, karena tidak perlu jauh-jauh ke sini," kata Wahyu.

Durasi waktu yang disediakan selama 10 menit dinilai lebih dari cukup. Apalagi pelayanan itu disediakan secara gratis oleh Sattahti Polres Tulungagung.

"Sangat cukup waktunya, saya sudah bisa tanya kabar keluarga dan melihat mereka melalui video," jelasnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Detikcom