Nekat, Pria Ini Curi Handphone Milik 2 Santri Pondok Gontor Ponorogo

Polisi menangkap pencuri smartphone milik santri Pondok Gontor, Ponorogo, Minggu (24/3/2019). (Istimewa - Polres Ponorogo)
24 Maret 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Aparat Polsek Mlarak Ponorogo menangkap seorang pria yang mencuri smartphone milik dua santri pondok pesantren Darussalam Gontor, Ponorogo, Minggu (24/3/2019) pagi.

Pria bernama Moh. Narimo, 33, warga RT 002/RW 002, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, itu ditangkap di salah satu rumah di Jl. Jakarta, Desa Gontor. Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edi Sucipta, mengatakan tersangka mencuri dua unit smartphone milik santri Pondok Gontor yaitu Ahmad Rafly Baihaqie dan Muhammad Dzikky Firman.

Keduanya merupakan mahasiswa dan santri di Pondok Gontor. Dia menuturkan peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis (17/3/2019) dini hari. Saat itu kedua korban tidur di ruang guru kantor Pesantren Anak Soleh (PAS) di Desa Gontor. Sebelum tidur, kedua smartphone tersebut diisi dayanya dan ditaruh di meja.

"Hilangnya HP ini diketahui saat korban Rafly bangun tidur hendak Salat Subuh. Sambil menunggu azan Subuh, korban berniat mengambil HP Oppo A38 yang saat itu diisi dayanya di meja. Namun, saat itu HP-nya sudah tidak ada," ujar dia, Minggu.

Rafly kemudian membangunkan temannya, Muhammad Dzikky Firman, untuk menanyakan keberadaan HP miliknya. Namun, Firman juga tidak menemukan HP-nya. Smartphone merek Xiomi milik Firman yang diisi dayanya juga hilang.

"Kedua korban itu berusaha mencarinya dengan cara menanyakan kepada teman-temannya. Namun, semua temannya tidak mengetahui. Atas kejadian itu, korban kemudian lapor ke Polsek Mlarak," terang dia.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah kepada Moh. Narimo kemudian Narimo ditangkap di rumah milik Mansur di Jl. Jakarta, Desa Gontor. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Mlarak.