Proyek JLS Tulungagung-Trenggalek Tahun Ini Berlanjut 7,7 Km

Proyek pembangunan jalan. (Bisnis/Wahyu Sulistiyawan)
21 Maret 2019 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Proyek pembangunan ruas jalan nasional di jalur lintas selatan (JLS) kawasan Kabupaten Tulungagung menuju Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur berlanjut tahun ini dengan panjang infrastruktur mencapai 7,7 kilometer.

Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo memastikan keberlangsungan proyek nasional itu setelah Pemkab Tulungagung mendapat kepastian rencana kerja dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

"Tahun ini pembangunan akan dilanjutkan dengan panjang 7,7 kilometer, JLS mulai dari Klatak hingga batas Trenggalek," katanya di Tulungagung, Selasa (19/3/2019). Dia menambahkan proses pembangunan saat ini masih dalam tahap lelang di Kementerian PUPR.

Menurut Maryoto Bhirowo, pembangunan JLS sangatlah diperlukan terlebih di wilayah Watulimo Trenggalek terdapat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) serta pelabuhan barang perintis yang merupakan salah satu bagian cikal bakal tol laut di selatan Jawa.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tulungagung Suharto menjelaskan sesuai dengan rencana pembangunan JLS di wilayah Tulungagung, juga akan dibangun sepanjang 54,8 kilometer mulai dari batas Kabupaten Blitar hingga perbatasan Kabupaten Trenggalek.

Sedangkan saat ini pembangunan yang sudah terealisasi mencapai 20 persen.

"Dari 54,8 kilometer itu yang sudah dibangun ada 13 kilometer. Kemudian tahun ini ditambah 7,7 kilometer dari Pantai Klatak hingga Prigi, Trenggalek itu. Untuk sisanya masih menunggu tahap berikutnya," ujarnya.

Setelah ruas Klatak, pembangunan akan dilanjutkan ke empat titik lainnya, yakni pertigaan arah Popoh hingga Brumbun, Brumbun-Sine serta Sine-Pucanglaban.

"Untuk Brumbun-Sine dalam proses pembukaan lahan, sedangkan Sine Pucanglaban dalam proses pembebasan lahan milik warga," katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara