Kartu Gresik Sehat Melindungi 70.252 Warga Miskin

Ilustrasi kartu indonesia sehat (KIS). (Solopos/Dok)
19 Maret 2019 04:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, GRESIK -- Masyarakat miskin di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini tak perlu takut berobat saat sakit. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat telah menganggarkan Rp36 miliar untuk program Kartu Gresik Sehat (KGS) yang tujuannya mengover masyarakat yang belum punya Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Hari Tutik Rahayu mengatakan program itu untuk masyarakat miskin yang belum terkover KIS, dan hingga kini tercatat sudah ada 70.252 warga yang tergabung dalam keanggotaan KGS.

“Ada penambahan sekitar 5.708 orang pada 2019 dan baru bergabung sejak Desember lalu," ucapnya kepada wartawan di Gresik, Senin (18/3/2019).

Hari Tutik Rahayu mengatakan pendataan warga miskin di Gresik dilakukan dengan bekerja sama Dinas Sosial (Dinsos), sedangkan untuk pendanaan, institusinya menganggarkan dalam APBD tahun 2019.

"Bagi warga miskin yang belum terdaftar sebagai anggota KGS, kami menyarankan agar melapor ke Dinsos Kabupaten Gresik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Gresik Greisthy E.L. Borotoding mengatakan program KGS bisa digunakan untuk berobat di wilayah Gresik.

"Pengunaan kartu hampir sama dengan BPJS. Dalam artian tidak ada penyakit yang tidak terkover. Dan kalau ada pengguna KGS yang sudah mampu, maka kartunya diambil," katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara